Bupati Samsul Mahmud dan Ajbar Abdul Kadir Kompak Kawal Penyaluran Bantuan Pangan di Polman

Avatar photo
Kamaruddin Kay
9 Sep 2026 12:48
2 menit membaca

Polman, akarnews.id — Bupati Polewali Mandar (Polman) Samsul Mahmud bersama Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Barat, Ajbar Abdul Kadir, tampak kompak turun langsung mengawal penyaluran bantuan pangan komoditi beras di Desa Mambu dan Desa Baru, Kecamatan Luyo, Rabu (9/9/2026).

Langkah bersama ini dilakukan untuk memastikan bantuan beras dari pemerintah pusat tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat.

​Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) Fahrurozi, Pimpinan Cabang Perum Bulog Polman Haidir Alamsyah, serta jajaran desa setempat.

​Dalam kegiatan di Desa Mambu, sebanyak 537 Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima total 16.110 kg beras. Sementara di Desa Baru, bantuan disalurkan kepada 701 PBP dengan total 21.030 kg beras.

Masing-masing penerima manfaat memperoleh alokasi 30 kg beras untuk periode tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

​Bupati Polman, Samsul Mahmud, mengapresiasi kinerja Bulog yang dinilainya luar biasa karena mampu menjangkau desa-desa terpencil demi memastikan distribusi berjalan lancar.

Ia menekankan bahwa program dari Bapanas yang ditugaskan ke Bulog ini ditujukan khusus bagi masyarakat yang terdata pada desil 1 hingga desil 4.

​”Hari ini penyerahan bantuan di Desa Mambu. Ini adalah program pemerintah pusat untuk disalurkan kepada masyarakat sesuai desilnya, desil 1 sampai desil 4. Kami bersama Pak Anggota DPR RI, Dinas Ketahanan Pangan, Camat, dan Desa sama-sama memantau agar penyaluran ini tepat sasaran bagi yang berhak,” ujar Samsul Mahmud.

​Secara keseluruhan, total penerima bantuan pangan di Kabupaten Polman mencapai 73.200 PBP dengan total beras yang disalurkan sebanyak 2.197.200 kg.

Samsul Mahmud juga mengimbau awak media untuk ikut mengawasi proses penyaluran di lapangan.

​Sejalan dengan Bupati, Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Sulbar, Ajbar Abdul Kadir, menegaskan bahwa kehadirannya merupakan wujud fungsi pengawasan DPR terhadap mitra kerja seperti Bapanas dan Bulog.

Menurutnya, bantuan ini sangat krusial di tengah dampak musim kemarau El Nino yang berkepanjangan.

​”Inilah wujud kolaborasi kehadiran Komisi IV ikut mengawasi mekanisme penyaluran untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Kita berharap penyalurannya segera tuntas dalam 2 hingga 4 hari di setiap desa, sehingga masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya di bulan September ini,” jelas Ajbar.

​Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sulselbar, Fahrurozi, menyampaikan bahwa target penuntasan penyaluran bantuan pangan di seluruh wilayah Sulselbar ditetapkan pada 30 September 2026.

​Fahrurozi memastikan stok beras di Sulawesi Barat saat ini sangat aman, yakni mencapai 32.000 ton.

Dengan kebutuhan alokasi rutin SPHP dan bantuan pangan sekitar 2.800 ton per bulan, ketahanan stok beras di Sulbar diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan. Ia juga menegaskan proses distribusi berjalan lancar tanpa kendala berarti di lapangan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x