Ketua DPRD Polman: Pembangunan Daerah Tak Bisa Jalan Tanpa Dukungan Masyarakat 

Avatar photo
Kamaruddin Kay
18 Jun 2026 14:41
2 menit membaca

POLMAN, AKARNEWS.ID – Ketua DPRD Polewali Mandar (Polman), Fahri Fadly, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya dibebankan di pundak pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat.

​Hal tersebut ditegaskan Fahri dalam dialog publik bertajuk “Membangun Polman dari Luar Pemerintahan” yang digelar di Dominos Cafe, Madatte, Kecamatan Polewali, Rabu (17/6/2026).

​”Pembangunan daerah membutuhkan dorongan dan partisipasi semua pihak. Kita harus duduk bersama menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. Pembangunan tidak akan berjalan tanpa dukungan masyarakat,” tegas Fahri di hadapan para peserta dialog.

​Selain menekankan pentingnya ruang dialog antara pemerintah, pemuda, dan kelompok kritis, Fahri juga menyoroti persoalan riil yang tengah dihadapi Polman, yakni masalah tata ruang dan lingkungan. Ia menyentil banyaknya perumahan yang dibangun di masa lalu tanpa sistem drainase dan daerah resapan air yang memadai. Menurutnya, hal tersebut kini berimbas menjadi salah satu persoalan pelik bagi pemerintah daerah.

​Dialog publik ini sendiri diprakarsai oleh media nasional Skor News dalam rangka memperingati HUT ke-14 yang berkolaborasi dengan Direktur Logos Politika, Maemunis. Acara ini berhasil mempertemukan berbagai pihak, mulai dari Tokoh Pejuang Sulbar Syahrir Hamdani, Wakil Ketua Komisi I DPRD Polman Ilham, Kepala Dinas Kominfo Polman Andi Himawan, perwakilan Kodim, BNNK Polman, hingga jajaran aktivis dan mahasiswa.

​Dari sudut pandang kontrol sosial, Direktur Skor News, Awi Mandar, mengingatkan agar pemerintah tidak melihat kritik sebagai sebuah ancaman. Ia menilai, kritik dari masyarakat maupun pers adalah instrumen krusial untuk memperbaiki arah kebijakan.

​”Pemerintah terkadang salah memahami kritik. Padahal kritik adalah bagian penting dalam proses pembangunan, baik yang disampaikan oleh aktivis maupun media,” jelas Awi.

​Merespons dinamika tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Polman, Andi Himawan, memastikan bahwa Pemkab Polman tidak anti-kritik. Ia menyatakan pemerintah daerah selalu terbuka terhadap saran dan masukan konstruktif dari warganya.

​”Pemerintah sangat terbuka. Kami bahkan telah menyiapkan wadah dan layanan khusus yang bisa dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait pelayanan publik dan pembangunan daerah,” pungkas Andi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x