Gebrakan SDM Kesehatan Sulbar: Polkesmaju Buka Kelas Daerah, Gubernur SDK Siapkan Beasiswa

Avatar photo
Kamaruddin Kay
18 Jun 2026 08:23
2 menit membaca

MAMUJU, AKARNEWS.ID – Upaya peningkatan kualitas dan pemerataan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus dipacu. Gubernur Sulbar, Dr. H. Suhardi Duka, M.M. (SDK), menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Mamuju atau Polkesmaju untuk menyelenggarakan program Kelas Daerah di lima kabupaten/kota se-Sulbar.

​Komitmen tersebut disampaikan Gubernur SDK saat menerima audiensi jajaran pimpinan Poltekkes Mamuju yang didampingi oleh pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar di ruang kerjanya, Senin (15/6/2026).

​Gubernur menilai, sinergi pendidikan dan pemerintahan ini adalah langkah strategis untuk memastikan ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) yang mumpuni hingga ke pelosok daerah.

Sebagai wujud nyata komitmennya, SDK juga telah menyiapkan bantuan beasiswa bagi warga kurang mampu yang ingin berkuliah di Polkesmaju, termasuk beasiswa khusus bagi mahasiswa Jurusan Keperawatan yang dipersiapkan untuk bekerja ke luar negeri, khususnya Jepang.

​”Saya kira dengan adanya rencana kelas daerah ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi pada penyelenggaraan pendidikan kesehatan yang berkualitas dan dapat ditindaklanjuti ke lima kabupaten/kota nantinya,” ujar SDK.

​Dalam pertemuan tersebut, Direktur Poltekkes Mamuju, Dr. Fajrillah Kolomboy, S.Kep., Ns., M.Kep., hadir didampingi oleh jajaran Wakil Direktur (Wadir) I, II, dan III yang baru saja dilantik. Fajrillah memaparkan bahwa selain untuk menjalin silaturahmi, agenda utama kunjungannya adalah memohon dukungan kepala daerah terkait perluasan akses pendidikan tinggi kesehatan melalui Kelas Daerah.

​Langsung Eksekusi, Teken MoU dengan Majene dan Polman

​Menindaklanjuti arahan positif dari Gubernur Sulbar, jajaran Polkesmaju bergerak cepat. Pada Rabu (17/6/2026), Dr. Fajrillah bersama Wadir I dan Wadir III langsung menggelar pertemuan maraton dengan dua kepala daerah, yakni Bupati Polewali Mandar (Polman) dan Bupati Majene.

​”Alhamdulillah kami sudah melakukan pembicaraan dengan Bapak Bupati Polman, H. Samsul Mahmud, S.IP, dan beliau merespon dengan sangat baik. Setelah itu, kami lanjut melakukan pertemuan sekaligus penandatanganan MoU dengan Bapak Bupati Majene, Dr. H. Andi Ahmad Syukri, SE., MM. di ruang kerjanya sebagai bentuk dukungan resmi program ini,” urai Fajrillah.

​Lebih lanjut, Fajrillah menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melanjutkan safari sosialisasi program pendidikan ini ke kabupaten-kabupaten lain di Sulbar. Ia berharap, langkah ini mampu menjawab tantangan kebutuhan dan pemerataan tenaga kesehatan di wilayah tersebut.

​”Kami mohon dukungan dari seluruh stakeholder dan mitra kerja. Mari bersama-sama bergerak demi kemajuan kesehatan di Sulbar. Melalui kesempatan ini juga, saya mengajak putra-putri Sulbar, ayo bergabung bersama kami di Kampus Negeri Poltekkes Kemenkes Mamuju,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x