34 Peserta Ikut Tender Relokasi Puskesmas Batupanga, Penawaran Tertinggi Justru Menang

Avatar photo
Kamaruddin Kay
24 Agu 2026 18:21
3 menit membaca

Polman, akarnews.id — Proyek pembangunan relokasi Puskesmas Batupanga di Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, menyisakan sejumlah pertanyaan yang layak ditelusuri lebih jauh.

Salah satunya terkait proses tender pembangunan tahap pertama tahun anggaran 2025 yang diikuti puluhan perusahaan.

Berdasarkan dokumen informasi tender yang ditelusuri pada halaman Data LPSE.com, paket Pembangunan Puskesmas Batupanga (Relokasi) tercatat memiliki 34 peserta tender. Paket tersebut berada pada Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dengan sumber dana Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025.

Dalam dokumen tender, nilai pagu paket tercatat sebesar Rp6,7 miliar, sementara Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp2.817.999.900.

Lingkup pekerjaan tahap tersebut tidak hanya pembangunan gedung puskesmas. Dokumen menguraikan pekerjaan meliputi persiapan, pembangunan, pekerjaan tanah dan pondasi, struktur beton, struktur tangga, serta pembangunan rumah dinas sebanyak dua unit. Masa pelaksanaan ditetapkan selama 95 hari kalender.

Namun, dari proses evaluasi tender, muncul hal yang menarik.

Penawaran Tertinggi di Antara Peserta yang Lolos Justru Ditunjuk sebagai Pemenang

Dalam halaman pemenang tender, PT Kausa Arah Indonesia ditetapkan sebagai pemenang dengan harga penawaran sekaligus harga terkoreksi sebesar Rp2.808.000.000.

Angka tersebut hanya sekitar Rp9,99 juta di bawah HPS Rp2,817 miliar, atau sekitar 99,65 persen dari nilai HPS.

Yang menjadi sorotan, dalam tabel hasil evaluasi yang dapat dilihat, terdapat sejumlah peserta lain yang menawarkan harga lebih rendah.

Misalnya, CV Sulawesi Jaya mengajukan penawaran sekitar Rp2,601 miliar, sementara CV Karya Kalukku menawarkan sekitar Rp2,555 miliar. Peserta lainnya, CV Celebes Plan, tercatat mengajukan penawaran sekitar Rp2,522 miliar, sedangkan Petik Karya Group sekitar Rp2,506 miliar.

Artinya, terdapat selisih sekitar Rp301 juta dari penawaran pemenang tender.

Dengan demikian, secara nominal, penawaran PT Kausa Arah Indonesia bukanlah yang terendah. Bahkan dibandingkan penawaran CV Sulawesi Jaya yang terlihat dalam tabel evaluasi, terdapat selisih sekitar Rp206,67 juta.

Dalam tender pemerintah, peserta terlebih dahulu harus memenuhi persyaratan administrasi, teknis, kualifikasi dan ketentuan lainnya.

Sejumlah Peserta Gugur karena Persyaratan Administrasi dan Teknis

Dokumen hasil evaluasi menunjukkan sejumlah peserta tidak melanjutkan proses karena persoalan persyaratan.

Pada CV Celebes Plan, misalnya, tercantum alasan berkaitan dengan dokumen peralatan utama, antara lain tidak melampirkan surat perjanjian sewa kendaraan yang dipersyaratkan serta persoalan dokumen kepemilikan/peralatan.

Sementara CV Sulawesi Jaya dinyatakan tidak memenuhi sejumlah persyaratan yang berkaitan dengan bukti pembelian/peralatan serta persyaratan pengalaman dan verifikasi dokumen perusahaan.

Adapun CV Karya Kalukku tercatat memiliki persoalan terkait persyaratan peralatan utama, termasuk dokumen sewa excavator dengan kapasitas yang dipersyaratkan.

Sedangkan Petik Karya Group dinyatakan tidak memenuhi persyaratan pengalaman pada bidang yang sama sebagaimana dipersyaratkan dalam dokumen pemilihan.

Artinya, perusahaan-perusahaan tersebut tidak semata-mata gugur karena menawarkan harga yang lebih rendah. Mereka gugur setelah evaluasi terhadap persyaratan yang ditetapkan dalam dokumen tender.

Namun kasus Puskesmas Batupanga menjadi menarik karena terdapat 34 peserta yang mengikuti tender, sementara perusahaan yang akhirnya menang menawarkan harga yang relatif dekat dengan HPS.

Karena itu, publik berhak mengetahui bagaimana proses evaluasi dilakukan.

Terlebih lagi, selisih antara penawaran PT Kausa Arah Indonesia dengan beberapa peserta yang menawarkan lebih rendah mencapai ratusan juta rupiah.

Penelusuran Akarnews.id juga menemukan fakta lain. Pembangunan Puskesmas Batupanga berlanjut pada Tahun Anggaran 2026.

Papan proyek di lokasi mencantumkan: Nomor kontrak: 006/KONT-KESPRIKOM/1.02.02.2.01/2026 Penyedia: PT Kausa Arah Indonesia dengan nilai kontrak: Rp4.006.489.511, Masa kontrak: 150 hari kalender.

Artinya, penyedia yang memenangkan paket pembangunan tahap 2025 kembali tercantum sebagai penyedia pada pekerjaan tahun 2026.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x