Dinsos Polman Salurkan Bantuan Awal untuk Lima Keluarga Terdampak Kebakaran di Polewali

Avatar photo
Kamaruddin Kay
18 Jul 2026 18:13
2 menit membaca

POLMAN, AKARNEWS.ID – Lima keluarga di Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar yang menjadi korban kebakaran akhirnya menerima bantuan darurat.

Bantuan bahan pokok hingga perlengkapan tidur ini disalurkan langsung pada Sabtu (18/7/2026) untuk meringankan beban warga yang rumahnya hangus atau ikut terdampak amuk api.

​Kebakaran yang melanda wilayah Kelurahan Polewali ini terjadi di dua titik yang berbeda. Titik pertama berada di Jalan Mangundang, di mana empat keluarga harus kehilangan tempat bernaung. Dua rumah dilaporkan rusak parah, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian akibat rambatan api.

​Sementara itu, titik kebakaran kedua terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di Kompleks Terminal Lama. Di lokasi ini, satu unit rumah permanen hangus dan tidak bisa lagi ditempati.

​Untuk memastikan para korban tidak kesulitan memenuhi kebutuhan dasar dalam masa sulit ini, Dinas Sosial (Dinsos) Polewali Mandar turun langsung membawa sejumlah bantuan yang bersumber dari anggaran daerah maupun pusat.

​Bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan pangan seperti beras, mi instan, minyak goreng, dan air minum kemasan. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan perlengkapan tidur dan bertahan hidup darurat, seperti kasur, selimut, tenda gulung, makanan khusus anak, hingga paket perlengkapan kebersihan keluarga.

​Kepala Dinsos Polewali Mandar, Muh. Faizal Katohidar, yang menyerahkan bantuan tersebut secara maraton bersama Lurah Polewali dan tim pekerja sosial, menyampaikan rasa empatinya kepada para warga yang kehilangan tempat tinggal.

​”Saya ikut prihatin dan berduka atas musibah yang menimpa bapak dan ibu sekalian. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban di masa awal pascakebakaran,” ujar Faizal di sela-sela penyerahan bantuan.

​Mengingat cuaca dan kondisi permukiman yang padat, Faizal juga mengingatkan seluruh warga untuk lebih berhati-hati. “Kami berharap masyarakat pada umumnya lebih waspada. Potensi kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, jadi mari kita sama-sama saling menjaga lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x