Hadapi Pemilu 2029, PAN Polman Resmi Lantik Pengurus 16 Kecamatan

Avatar photo
Kamaruddin Kay
10 Sep 2026 20:23
3 menit membaca

POLMAN, akarnews.id — Partai Amanat Nasional (PAN) Polewali Mandar mulai memanaskan mesin politiknya untuk menghadapi Pemilu 2029.

Langkah ini difokuskan langsung ke akar rumput lewat penguatan struktur partai hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS), demi membawa perubahan nyata bagi warga lokal.

​Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Rotan Polis, Polewali Mandar, Kamis (10/9/2026), PAN Polman resmi melantik pengurus tingkat kecamatan dari 16 wilayah sekaligus mengukuhkan ratusan relawan TPS.

Langkah taktis ini diiringi target ambisius, yakni mendongkrak perolehan kursi DPRD Polewali Mandar dari empat kursi saat ini menjadi minimal enam kursi, sekaligus merebut kursi pimpinan dewan.

​Ketua DPD PAN Polewali Mandar, Ahmad Junaedi Azis, menjelaskan bahwa penguatan infrastruktur partai hingga tingkat TPS dilakukan secara rinci menggunakan pendataan berbasis nama dan alamat warga (by name by address).

​“Pelantikan pengurus cabang se-Kabupaten Polewali Mandar ini lengkap 16 kecamatan. Kami memperkuat infrastruktur sampai ke tingkatan TPS,” ujar Junaedi.

​Pada tahap awal, PAN Polman telah menghimpun lebih dari 500 relawan dari target lebih dari 1.300 TPS yang ada di wilayah tersebut. Pola yang diterapkan adalah satu relawan untuk setiap TPS, yang tidak hanya dikerjakan oleh struktur partai tetapi juga didukung langsung oleh para legislator PAN.

​“Insyaallah akan kami hadirkan lengkap. Kami memang mendata by name by address sampai ke tingkatan TPS. Dari DPD kami minta membentuk relawan per TPS. Belum lagi dari anggota DPR, mereka juga sudah diminta membentuk relawan satu orang per TPS,” tambahnya.

​Meski fokus menatap kontestasi Pileg dan Pilkada 2029, Junaedi menegaskan bahwa untuk saat ini PAN tetap berkomitmen mengawal dan mendukung penuh jalannya roda pemerintahan Kabupaten Polewali Mandar demi kepentingan masyarakat.

​“Hari ini apa pun yang menjadi kebijakan bupati kita dukung. Kita beri support, baik secara partai maupun sebagai anggota DPR,” ungkapnya. “Mengingat kegiatan seperti ini, kami berharap ke depan juga ikut berkompetisi kembali dalam Pilkada 2029.”

​Sementara itu, Ketua DPW PAN Sulawesi Barat, Ajbar Kadir, menekankan bahwa kerja-kerja politik harus berorientasi pada kehadiran nyata dan solusi atas persoalan sehari-hari yang dihadapi warga.

​“Partai politik itu tidak ada hari untuk tidak mengonsolidasikan diri. Konsolidasi itu tentu satu komitmen bagaimana partai bisa hadir, berkontribusi dalam rangka merasakan dan ikut membantu penderitaan masyarakat yang membutuhkan bantuan,” kata Ajbar.

​Ajbar menambahkan, kemenangan dalam pemilu adalah kunci utama agar fungsi partai dapat berjalan maksimal untuk melayani publik. Oleh karena itu, seluruh TPS di Sulawesi Barat ditargetkan memiliki jaringan relawan PAN yang solid pada Pemilu 2029.

​“Kalau partai politik mau bernilai guna, bisa berfungsi maksimal kepada masyarakat, maka ending-nya harus menjadi pemenangan pemilu,” tegasnya.

​Selain memperkuat perwakilan di daerah, PAN Sulawesi Barat juga mematok target nasional dengan mengamankan sedikitnya satu kursi DPR RI.

​“Perintah ketua umum minimal bisa mengamankan satu kursi untuk Partai Amanat Nasional di DPR RI. Ukuran partai adalah pemilu nasional. Pemilu nasional adalah DPR RI,” pungkas Ajbar. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x