Penyelamat Pesisir Polewali Mandar: Konsistensi Yusri Mampie Rawat Mangrove Diganjar Apresiasi Nasional

Avatar photo
Kamaruddin Kay
13 Agu 2026 12:30
2 menit membaca

Polman, akarnews.id — Dedikasi bertahun-tahun merawat benteng alami pesisir Kabupaten Polewali Mandar (Polman) berbuah manis. Muh. Yusri, atau yang akrab disapa Yusri Mampie, meraih penghargaan nasional sebagai pegiat konservasi mangrove terbaik dalam ajang Wana Lestari.

​Apresiasi atas konsistensinya menjaga pesisir Sulawesi Barat tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

​Bagi warga pesisir Mampie, aksi lingkungan yang dipelopori Yusri bukan sekadar penanaman pohon. Keberadaan ekosistem mangrove yang ia rawat bersama komunitas lokal terbukti nyata melindungi pemukiman warga dari ancaman abrasi laut, sekaligus menjaga ekosistem pantai yang menjadi sumber mata pencaharian nelayan setempat.

​Aksi pemulihan lingkungan ini berfokus pada gerakan berbasis masyarakat. Yusri melatih dan mengajak warga lokal untuk terlibat aktif dari proses pembibitan, penanaman, pemeliharaan, hingga memberikan edukasi pentingnya menjaga ekosistem pesisir demi kelangsungan hidup generasi mendatang.

​Yusri menegaskan bahwa pengakuan di tingkat nasional ini bukanlah pencapaian individu, melainkan buah dari kerja keras kolektif seluruh warga Mampie yang konsisten menjaga alam.

​“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak. Ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk masyarakat dan semua pihak yang selama ini bahu-membahu menjaga mangrove di Mampie,” kata Yusri usai menerima penghargaan.

​Kiprah dari pesisir Polewali Mandar ini menjadi bukti kuat bahwa gerakan konservasi yang tumbuh dari bawah dan melibatkan warga lokal secara langsung adalah kunci utama menyelamatkan wilayah pesisir dari kerusakan lingkungan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x