Perangi Stunting hingga Anak Putus Sekolah, Bupati Samsul Mahmud Perkuat Sinergi dengan Pemprov Sulbar

Avatar photo
Kamaruddin Kay
20 Jan 2026 12:13
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, POLMAN – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk mencapai visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Bupati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa, (20/1/2026).

​Rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, ini menjadi ajang penyelarasan kebijakan antara pemerintah daerah dan provinsi.

Bupati Samsul Mahmud hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda), jajaran staf ahli, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

​Dalam arahannya, Bupati Samsul Mahmud menggarisbawahi empat isu krusial yang memerlukan penanganan lintas sektor secara terpadu:

​Infrastruktur Pertanian: Memperkuat sarana bagi petani sebagai tulang punggung ekonomi di Polewali Mandar.

​Penanganan Stunting: Menurunkan prevalensi stunting melalui program integrasi kesehatan ibu dan anak.

​Anak Putus Sekolah (ATS): Memastikan akses pendidikan merata agar hak belajar setiap anak di Polman terpenuhi.

​Sinergi Visi Daerah: Menyelaraskan program kabupaten dengan visi besar Provinsi Sulawesi Barat agar pembangunan berjalan beriringan.

​”Kita butuh sinergi yang kuat untuk menangani masalah infrastruktur, stunting, hingga masalah anak putus sekolah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar H. Samsul Mahmud.

​Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyambut baik masukan dari Pemerintah Kabupaten Polman. Ia menekankan pentingnya komunikasi intensif antar kepala daerah untuk menghasilkan solusi konkret atas tantangan pembangunan di Sulawesi Barat.

​Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum bagi Kabupaten Polewali Mandar untuk memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan sekaligus pusat pembangunan di wilayah Sulawesi Barat. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan komitmen bersama untuk melaksanakan langkah-langkah strategis di lapangan dalam waktu dekat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x