

POLMAN, AKARNEWS.ID – Suasana khidmat menyelimuti acara Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini juga menjadi momen haru untuk mengenang 40 hari wafatnya tokoh besar, sekaligus Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Almarhum Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Bupati Polman Samsul Mahmud, Sekda Polman, jajaran DPRD Provinsi dan Kabupaten, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Polman Samsul Mahmud menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Gubernur Suhardi Duka beserta rombongan. Secara khusus, Samsul memuji kepedulian Pemprov Sulbar yang bergerak cepat membantu korban bencana kebakaran di wilayahnya.
“Kehadiran Bapak Gubernur adalah sebuah kehormatan bagi kami. Tadi beliau menyempatkan hadir langsung di lokasi bencana kebakaran dan memberikan bantuan yang luar biasa, kurang lebih 600 juta rupiah. Ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap masyarakat kami,” ujar Samsul Mahmud.
Ia juga menyoroti sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Menurutnya, kolaborasi ini terlihat dari kesigapan BPBD Provinsi yang langsung turun ke lapangan sesaat setelah bencana terjadi.
Lebih lanjut, Samsul mengungkapkan fenomena solidaritas masyarakat Polman yang sangat tinggi dalam menghadapi musibah. Ia menyebutkan bahwa total donasi yang terkumpul untuk korban kebakaran mencapai angka yang fantastis.
“Ini fenomena yang langka. Donasi tunai saja hampir mencapai 2 miliar rupiah. Lebih dari 1 miliar masuk melalui rekening resmi, dan sekitar 1 miliar lainnya diserahkan langsung oleh donatur kepada para korban. Belum lagi bantuan logistik seperti beras dan perlengkapan lainnya yang terus mengalir,” jelasnya.
Selain agenda Safari Ramadhan, momen ini juga dikhususkan untuk mendoakan almarhum Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga yang telah memasuki hari ke-40 kepulangannya.
Bupati Samsul Mahmud menyebut almarhum bukan sekadar tokoh militer atau politik, melainkan kompas moral bagi masyarakat Sulawesi Barat.
“Beliau adalah tokoh Tomalabi, orang tua sekaligus panutan kami di Polman dan Sulbar. Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam berpolitik, beliau selalu menjadi rujukan. Kami sangat merasa kehilangan sosok besar seperti beliau,” ungkapnya dengan nada haru.
Menutup sambutannya, Bupati berharap agar sinergi antara Pemprov Sulbar dan Pemkab Polman terus terjaga demi mengoptimalkan program-program kesejahteraan masyarakat di masa depan. (Adv)


Tidak ada komentar