Wakil Bupati Polman Jemput Visi Sekolah Rakyat Presiden Prabowo di Banjarmasin

Avatar photo
Kamaruddin Kay
12 Jan 2026 17:15
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, BANJARMASIN – Wakil Bupati Polewali Mandar (Polman), Hj. Andi Nursami Masdar, menghadiri peresmian serentak 166 Sekolah Rakyat yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Acara monumental yang mencakup 34 provinsi ini dipusatkan di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

​Kehadiran pimpinan daerah Polman ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan program nasional dengan kebutuhan daerah. Sebagai tindak lanjut nyata, Kabupaten Polman dijadwalkan akan segera memulai pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sambaliwali pada pekan depan dengan nilai investasi mencapai Rp220 miliar.

​Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto yang menandatangani prasasti peresmian berpesan agar kepala daerah menjaga fasilitas ini dengan baik. Beliau menegaskan bahwa Sekolah Rakyat harus menjadi motor penggerak literasi dan akses ilmu pengetahuan bagi masyarakat kelas bawah.

Presiden juga menyelipkan pesan humanis kepada para siswa agar senantiasa menghormati kedua orang tua sebagai pondasi karakter bangsa.

​Wakil Bupati Polman, Hj. Andi Nursami Masdar, menyatakan komitmen penuhnya untuk mengimplementasikan visi tersebut di Polewali Mandar.

​”Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen bahwa Polewali Mandar siap mendukung penuh program Bapak Presiden. Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tapi pusat pemberdayaan masyarakat,” ujar Andi Nursami saat dihubungi melalui sambungan telepon.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Polman, Azwar Jasin Sauru, yang turut mendampingi dalam kunjungan kerja tersebut, menjelaskan bahwa pendidikan merupakan akar dari kesejahteraan sosial. Ia mengungkapkan bahwa proyek besar di Polman akan segera dieksekusi oleh pihak BUMN.

​”Insya Allah, pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sambaliwali pekan depan sudah mulai dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (BUMN) dengan anggaran 220 Miliar Rupiah,” ungkap Azwar.

​Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 102 kabupaten di seluruh Indonesia. Peresmian 166 Sekolah Rakyat Terintegrasi ini merupakan bagian dari target jangka panjang pemerintah untuk memastikan pemerataan pendidikan menuju visi Indonesia Emas, di mana tidak ada lagi warga negara yang tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan berkualitas.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x