
Muh. Yusri, Founder Sahabat Penyu saat melakukan penanaman mangrove di pantai Mampie.AKARNEWS.ID, POLMAN – Pantai Mampie di Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar kembali menjadi saksi gerakan bersama untuk menjaga lingkungan.
Sebanyak 500 bibit mangrove berhasil ditanam dalam aksi tanam mangrove yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Pemerintah Daerah, komunitas lokal, perguruan tinggi, pelajar, serta warga setempat.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam upaya pemulihan ekosistem pesisir dan pencegahan abrasi di kawasan Pantai Mampie.
salah satu penggerak kegiatan, Muh. Yusri menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program nasional FOLU Net Sink 2030, yang bertujuan menurunkan emisi gas rumah kaca melalui pengelolaan hutan dan lahan secara berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar tanam mangrove, tapi juga bagian dari komitmen kita bersama untuk menjaga bumi,” ujarnya.
Menurut rencana, penanaman mangrove akan terus dilanjutkan hingga Mei–Juni dengan target penanaman sebanyak 10.000 bibit mangrove di wilayah pesisir Mampie.
Sementara itu, Samiaji. Camat Wonomulyo sangat mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove di mampie mengingat mampie setiap tahun dilanda abrasi.
“Kegiatan seperti ini sangat apresiasi dan mendukung. Karena mampie ini setiap tahun daratannya terus berkurang akibat abrasi. Kita berharap dengan penanaman mangrove abrasi mampie bisa dicegah secara berkelanjutan.” Kata Samiaji
Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai warisan untuk generasi mendatang. (*)


Tidak ada komentar