Ribuan Mahasiswa UIN Alauddin Siap Jalani KKN, Ini Pesan Rektor dan Sekretaris LP2M

Avatar photo
Kamaruddin Kay
2 Jul 2025 10:46
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, MAKASSAR – Sebanyak 2.898 mahasiswa UIN Alauddin Makassar mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-77 di Auditorium Kampus II Samata, Kabupten Gowa, Rabu, (2/7/2025). Mereka siap melaksanakan pengabdian masyarakat.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis menegaskan bahwa KKN merupakan integrasi dari tiga unsur utama kegiatan akademik.

“KKN adalah peristiwa historis yang merupakan perpaduan tiga diksi operasional, kuliah, kerja, dan nyata. Mahasiswa benar-benar harus mengimplementasikan ilmu mereka di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (L2PM), Prof Dr Andi Marjuni menuturkan mahasiswa KKN sebanyak 2.898 yang terdiri atas 828 laki-laki dan 2.070 mahasiswa perempuan.

Ia menjelaskan bahwa pada pembekalan kali ini juga terdapat dua jenis KKN yang akan diberangkatkan, yaitu reguler dan nasional terintegritas. KKN reguler akan ditempatkan di lima kabupaten, sedangkan untuk KKN terintegrasi akan dilaksanakan di Kabupaten Bandung, Ibu Kota Jakarta, Labuan Bajo, Bali, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

“Alhamdulillah pada kesempatan yang berbahagia ini kita melakukan pembekalan dengan orientasi bagaimana membangun profesionalitas di tengah-tengah masyarakat nanti di tempat kita untuk senantiasa berkembang,” katanya.

Ia berpesan kepada mahasiswa KKN untuk senantiasa membangun kompetensi yang baik dan komitmen yang baik, serta kualifikasi yang baik di tengah-tengah masyarakat.

“Karena tentu yang menjadi indikator di tengah-tengah masyarakat seberapa besar perjuangan kita dan seberapa besar kegiatan kita yang senantiasa bisa dirasakan di masyarakat,” jelas Prof Marjuni.

Ia juga berharap agar mahasiswa KKN senantiasa melahirkan program-program yang cerdas, kreatif, yang senantiasa membangun kolaborasi antara satu kelompok dengan kelompok yang lain.

“Kita bagaimana senantiasa membangun sinergitas yang harmonis dalam bermasyarakat. Sehingga mahasiswa KKN saat sekarang ini diharapkan bagaimana senantiasa belajar secara apa namanya, secara plural di tengah-tengah masyarakat,” terang Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam itu.

“Untuk perbedaan-perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat itu sangat banyak, tetapi ambil semua hikmah terhadap perbedaan-perbedaan itu sehingga bisa diaktualisasikan dikonversi dengan sebuah ide-ide yang sangat cerdas dalam rangka mensinkronisasikan antara teori yang Anda pajangkan di kampus dengan realitas yang terjadi di masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui pemberangkatan peserta KKN akan dilakukan mulai tanggal 21 Juli hingga 5 September 2025.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x