Hadiri Halal Bi Halal IKA PMII Polman, Bupati Samsul Mahmud Puji Kualitas SDM dan Integritas Alumni 

Avatar photo
Kamaruddin Kay
28 Mar 2026 16:54
4 menit membaca

POLMAN, AKARNEWS.ID – Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, menghadiri acara Halal bi Halal yang digelar oleh Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu, (28/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan integritas yang dimiliki oleh keluarga besar PMII.

​Samsul Mahmud mengungkapkan rasa bangganya hadir di tengah-tengah kader dan alumni. Ia mengakui bahwa peran alumni PMII dalam roda pemerintahan Kabupaten Polman saat ini sangat signifikan dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

​”Alhamdulillah, saya merasa bangga hadir di tempat ini. Saya sampaikan kepada Pak Sekda, saya diundang keluarga besar IKA PMII Polman dalam suasana yang sangat bersahaja. Saya tahu bahwa IKA PMII ini punya sumber daya manusia yang luar biasa dan integritas yang tidak diragukan lagi,” ujar Samsul Mahmud dalam sambutannya.

​Bupati juga menyinggung dinamika di lingkungan birokrasi, di mana banyak posisi strategis diisi oleh kader-kader yang memiliki latar belakang organisasi pergerakan. Ia menegaskan bahwa profesionalisme adalah kunci utama dalam menjalankan pelayanan publik.

​”Di awal-awal ada yang bertanya, ‘Kenapa orang-orang dekat Bupati semuanya PMII?’. Saya sampai bertanya ke Pak Sekda, yang mana PMII dan yang mana HMI di birokrasi saya? Ternyata PMII memiliki peran tersendiri di birokrasi Polman hari ini. Termasuk Pak Sekda, beliau punya power yang lebih, banyak kebijakan yang saya tumpukan kepada beliau. Jadi tidak ada alasan bagi saya tidak hadir hari ini,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Samsul Mahmud menekankan bahwa pemerintahannya saat ini berjalan tanpa beban politik, sehingga fokus utama adalah profesionalitas dan integritas dalam melayani masyarakat.

​”Pemerintahan kami hari ini tidak memiliki beban politik atau birokrasi apa pun. Kami merdeka. Saya selalu sampaikan, birokrasi kita harus profesional, berintegritas, dan punya orientasi pelayanan kepada masyarakat. Jika banyak kader PMII masuk, ya tidak ada salahnya, selama mereka profesional,” tegasnya.

​Menanggapi tantangan fiskal dan efisiensi APBD yang sedang dihadapi Kabupaten Polman, Bupati mengajak seluruh elemen, termasuk IKA PMII, untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi. Ia menegaskan pintu pemerintah daerah selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin membangun daerah.

​”Tentu memang dibutuhkan pengelolaan pemerintahan yang punya visi besar dan jaringan yang luas. Kami buka peluang seluas-luasnya untuk bersinergi, terutama dalam program-program pembangunan. Tanpa kolaborasi, tidak mungkin kita bisa membangun daerah di tengah efisiensi yang luar biasa ini,” jelas Bupati.

​Menutup sambutannya, Bupati berharap kehadiran Graha PMII dapat menjadi pusat diskusi dan pengkaderan bagi generasi muda di Polewali Mandar agar memiliki ketahanan mental dan daya saing yang kuat di masa depan.

​”Kami yakinkan kepada sahabat-sahabat PMII, pemerintah daerah sangat terbuka dan siap bersinergi untuk membangun daerah yang kita cintai, Kabupaten Polewali Mandar,” pungkasnya.

Selain halal bi halal, jajaran pengurus IKA PMII Polman bersama Bupati Polman meresmikan Graha Pergerakan yang berlokasi di Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali.

Wakil Ketua IKA PMII Polman, Muhammad Yunus mengatakan  momentum ini bukan sekadar seremoni awal pembangunan, tetapi merupakan tonggak sejarah bagi perjalanan IKA PMII di Kabupaten Polewali Mandar.

“Graha Pergerakan yang kita mulai pembangunannya hari ini adalah simbol komitmen, kebersamaan, dan keberlanjutan gerakan alumni PMII dalam memberikan kontribusi nyata bagi daerah, umat, dan bangsa” ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, sebagai organisasi alumni, IKA PMII memiliki peran strategis dalam menguatkan jejaring, memperluas pengabdian, serta menjadi jembatan antara nilai-nilai kaderisasi PMII dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Oleh karena itu, kehadiran Graha Pergerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga menjadi pusat gagasan, pusat konsolidasi, dan pusat pengabdian” tambahnya.

Yunus juga mengajak seluruh alumni PMII di Polewali Mandar untuk terus berkontribusi sesuai dengan kapasitas dan bidang masing-masing. Tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari pembangunan daerah, penguatan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Di sinilah peran kita sebagai alumni sangat dibutuhkan, bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku perubahan” pungkasnya.

​Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh jajaran Sekretariat Daerah, Nursaid Mustafa, Ketua NU Polman, Arsyad, pengurus IKA PMII Polman, serta ratusan alumni dan kader PMII dari berbagai latar belakang kampus.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x