

POLMAN, AKARNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mulai tancap gas melakukan modernisasi di sektor pertanian. Langkah ini ditandai dengan uji coba (demo) penggunaan drone pertanian di lahan demplot padi varietas genjah M70D seluas 3 hektare di Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Minggu (25/4/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemkab Polman dengan PT Maxxi Teknologi Indonesia guna memperkenalkan efisiensi teknologi kepada para petani lokal.
Bupati Polman, Samsul Mahmud, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pendekatan teknologi adalah syarat mutlak jika ingin memajukan sektor pertanian di daerahnya. Ia berharap kerja sama dengan pihak swasta ini menjadi pemantik inovasi yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, hari ini kita uji coba drone hasil kerja sama dengan pihak swasta. Tujuannya jelas, bagaimana pemerintah, petani, dan swasta berkolaborasi meningkatkan produksi pertanian kita. Kita ingin mendorong efisiensi sekaligus membuka peluang usaha baru di bidang jasa teknologi pertanian,” ujar Samsul Mahmud.
Menurut Samsul, penggunaan teknologi memiliki keunggulan signifikan dibandingkan metode konvensional. Selain mampu menghemat waktu, teknologi bisa membuat persebaran pupuk maupun pestisida lebih merata dan presisi.
“Kalau kita mau maju, pendekatan teknologi adalah kuncinya. Makanya pemerintah sangat mendukung setiap upaya peningkatan produksi melalui sentuhan inovasi modern seperti ini,” tambahnya.
Demo teknologi ini turut disaksikan oleh tim ahli dari PT Maxxi Teknologi, Kepala Dinas Perkebunan, Tanamangan Pangan dan Peternakan (Disbuntarnak) Polman, Kabid Tanaman Pangan serta anggota kelompok tani Panca Usaha Desa Mapilli Barat yang tampak antusias melihat kecanggihan alat tersebut.
Varietas padi M70D yang menjadi objek uji coba sendiri dikenal sebagai padi umur pendek (genjah). Dengan tambahan sentuhan teknologi, diharapkan proses perawatan tanaman menjadi lebih optimal sehingga hasil panen meningkat drastis.
Melalui langkah awal ini, Pemkab Polman berharap para petani tidak lagi gagap teknologi dan mulai mengadopsi mekanisasi modern demi mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan di Polewali Mandar. (*)


Tidak ada komentar