AKARNEWS.ID, POLMAN — Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Pengolahan Sampah dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim yang dilaksanakan di Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), pada Sabtu, (11/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Peningkatan Upaya Mitigasi Perubahan Iklim Tingkat Provinsi Tahun Anggaran 2025, yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sebagai langkah nyata menghadapi perubahan iklim.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat, H. Zulkifli Manggazali, didampingi oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) DLH Sulbar, Alexander Bontong.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah sejak dari rumah.
“Upaya mitigasi perubahan iklim tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Masyarakat memiliki peran penting, terutama dalam mengubah kebiasaan membuang dan mengelola sampah secara bijak. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk mulai memilah dan mengelola sampah dengan benar,” ujar Zulkifli.
Dalam kegiatan tersebut, DLH Sulbar juga menyerahkan secara simbolis bantuan tempat sampah terpilah kepada dua kelurahan, yakni Kelurahan Darma dan Kelurahan Wattang. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung penerapan pengelolaan sampah terpisah di tingkat kelurahan serta menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Lurah Wattang dan Lurah Darma bersama warganya, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan DLH Sulbar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah kelurahan untuk aktif berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Polewali Mandar, yang sekaligus merupakan Direktur Bank Sampah Kabupaten Polewali Mandar. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan praktik pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan pentingnya memperkuat jaringan bank sampah sebagai solusi ekonomi sirkular yang ramah lingkungan.
Zulkifli menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) di Sulawesi Barat, yang menjadi wadah partisipatif masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim di lingkungannya.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh peserta dari dua kelurahan sebanyak 25 orang, perwakilan perangkat kelurahan, serta unsur masyarakat yang aktif dalam kegiatan lingkungan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama dan menjadi langkah awal menuju masyarakat yang mandiri dalam mengelola sampah, serta mendukung visi Sulbar yang bersih dan berkelanjutan,” tutup Zulkifli.
Langkah ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, H. Suhardi Duka, untuk memperkuat aksi nyata lingkungan di tingkat masyarakat, meningkatkan kapasitas daerah dalam pengelolaan sampah, dan menumbuhkan budaya peduli lingkungan di seluruh wilayah Sulbar.
Tidak ada komentar