
AKARNEWS.ID, MAMUJU – Praktik Lapangan Family Health Care (FHC) II yang dilaksanakan oleh mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Mamuju di Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Mamuju, menemukan tiga masalah kesehatan krusial yang harus segera ditangani.
Masalah sanitasi yang buruk ditetapkan sebagai prioritas utama setelah melalui analisis menggunakan teknik USG (Urgensi, Seriousness, Growth).
Temuan ini disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang digelar pada Jumat, (12/12/2025), sebagai tindak lanjut dari pengumpulan data di 20 wilayah lingkungan Kelurahan Bebanga.
Mahasiswa FHC II Posko Kelurahan Bebanga, Destriana, dalam presentasinya mengungkapkan bahwa analisis data kuesioner menunjukkan adanya tiga masalah kesehatan utama yang mendesak untuk diselesaikan.
”Setelah menggunakan teknik USG, kami menemukan tiga prioritas masalah. Pertama, terkait sanitasi; kedua, kurangnya pengetahuan warga terkait Pemberian Makanan Tambahan (PMT); dan ketiga, kurangnya pengetahuan ibu menyusui mengenai Pemberian ASI Eksklusif,” jelas Destriana.
Kegiatan MMD ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Lingkungan, dan perwakilan dari Puskesmas Tampa Padang. Pihak Kelurahan Bebanga menyambut baik temuan ini dan berjanji akan menindaklanjutinya.
”Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa Poltekkes Mamuju dapat memberikan informasi melalui data yang nantinya ditindaklanjuti solusinya terkait masalah kesehatan ini,” ujar Bapak Asyddiq, Kepala Seksi yang mewakili pihak Kelurahan Bebanga, sekaligus membuka acara.
Dosen Pembimbing Institusi, Bapak Andi Nasir, SKM menegaskan bahwa praktik FHC II ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif yang didukung oleh Pemda Kabupaten Mamuju.
”Kegiatan ini juga merupakan kerjasama dengan Pihak Pemda Kabupaten Mamuju sebagai kegiatan inovasi terkait keterlibatan mahasiswa kami, Paspampres, guna mendukung upaya pencegahan Stunting di Provinsi Sulbar, khususnya Kabupaten Mamuju,” jelas Andi Nasir, seraya mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat untuk tahap pemecahan masalah selanjutnya.
Praktik Lapangan FHC-II Poltekkes Kemenkes Mamuju ini melibatkan kolaborasi mahasiswa dari empat Jurusan dan berlangsung selama kurang lebih tiga pekan, terhitung dari tanggal 02 hingga 22 Desember 2025. Lokasi fokus kegiatan tersebar di delapan desa dan kelurahan di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.


Tidak ada komentar