Kabar Baik bagi Korban Kebakaran, Samsul Mahmud Pastikan Kolaborasi Anggaran untuk Bangun Hunian Baru

Avatar photo
Kamaruddin Kay
3 Mar 2026 20:46
2 menit membaca

POLMAN, AKARNEWS.ID – Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, bergerak cepat merespons musibah kebakaran hebat yang menghanguskan puluhan rumah di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa.

Ia memastikan pemerintah daerah telah mengambil langkah strategis, termasuk mengusulkan bantuan pembangunan kembali hunian warga ke Kementerian Sosial (Kemensos).

​Bupati Samsul Mahmud mengonfirmasi bahwa dirinya telah menandatangani dokumen usulan resmi agar 37 rumah yang terdampak mendapatkan bantuan bahan baku bangunan. Skema pemulihan ini nantinya akan mengandalkan kolaborasi lintas anggaran.

​”Tadi saya sudah tanda tangan ke Kementerian Sosial untuk pembangunan rumahnya. Skemanya, pemerintah menyiapkan bahan bakunya. Kita kolaborasikan antara dana Pemda, Pemerintah Provinsi, dan bantuan pusat,” ujar Samsul Mahmud saat ditemui dalam pertemuan silaturahmi di Balanipa, Selasa (3/3/2026).

​Terkait anggaran yang sudah terkumpul, Bupati merinci bahwa dana simpati masyarakat saat ini telah menyentuh angka lebih dari Rp370 juta. Ia menegaskan pentingnya transparansi dalam pendistribusian dana tersebut.

​”Saya sudah instruksikan Kepala Dinas Sosial dan Kepala BPBD agar bantuan dibagi sesuai dengan tingkat kerusakan rumah masing-masing. Insyaallah, ini segera kita tangani,” tegas Samsul.

​Selain dana tunai, bantuan logistik dari Kemensos senilai kurang lebih Rp200 juta berupa paket peralatan makan dan bahan pangan juga telah tiba di lokasi. Stok makanan pun dipastikan sangat mencukupi berkat tingginya simpati masyarakat luas.

​Untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis warga tetap terjaga selama masa tanggap darurat, pemerintah telah menyiagakan layanan kesehatan dan keamanan 24 jam di lokasi bencana.

​Layanan Kesehatan: Puskesmas Balanipa bersiaga penuh untuk memantau kesehatan pengungsi.

​Keamanan: Personel TNI berjaga 24 jam di lokasi titik bencana.

​Kebutuhan Pokok: Dapur umum terus beroperasi untuk menjamin konsumsi harian warga terdampak.

​Menutup keterangannya, Bupati menekankan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab nyata.

​”Ini adalah kerja kolaborasi. Kita pastikan semua warga terdampak mendapatkan haknya agar mereka bisa segera kembali memiliki hunian yang layak,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x