100 Hari Kerja Pemerintahan ASSAMI, Ini yang Sudah Dilakukan 

Avatar photo
Kamaruddin Kay
5 Jun 2025 09:38
4 menit membaca

AKARNEWS.ID, POLMAN – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar merilis laporan 100 hari kerja Bupati H. Samsul Mahmud dan Wakil Bupati H. Andi Nursami Masdar (ASSAMI), periode 20 Februari hingga 30 Mei 2025.

Laporan ini menyoroti berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam upaya mewujudkan visi “Polewali Mandar Sehat, Cerdas, dan Maju, Berlandaskan Nilai-Nilai Agama, Budaya dan Berwawasan Lingkungan'”. Sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025-2029.

Dalam rangka percepatan pembangunan (Quick Wins), pasangan ASSAMI mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja cepat dan berkolaborasi.

Sejumlah koordinasi dengan kementerian pusat telah dilakukan untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Polewali Mandar telah dan terus dilakukan.

Tiga program prioritas yakni Polman Sehat, Polman Cerdas dan Polman Maju.

Dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dengan program-program seperti pembentukan 26 Desa Kampung KB, pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dan Ibu Balita, serta pelayanan kontrasepsi bagi 1131 akseptor.

Sunatan massal, penyediaan Gedung Perawatan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) RSUD Hj. Andi Depu, layanan perdana katerisasi jantung (Cathlab) RSUD Hj. Andi Depu, dan terbentuknya 26 Desa Kampung KB.

Selain itu, terdapat 601 Orang Tua Asuh untuk mewujudkan generasi sehat dan cerdas, serta penemuan kasus aktif, pemantauan, dan pengobatan TBC, serta fasilitasi kegiatan olahraga.

Memastikan penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, revitalisasi TPS3R dan pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pengelolaan Sampah (dua KSM terbentuk dengan kapasitas 10 ton/hari). Selain itu, percepatan pembangunan TPST Paku dan TPST Sattoko (pematangan lahan dan akses rampung), serta upaya mengfungsikan kembali TPST Binuang. Program ini juga mencakup Gerakan Drainase Bersih Sedimen untuk mengurangi risiko banjir.

Edukasi pemilahan sampah dari rumah tangga melalui program Sedekah Sampah dan Tabungan Emas Sampah, pemanfaatan sampah organik sebagai pupuk, penataan jalur hijau di median jalan dan taman kota, gerakan bersih-bersih pantai dan bawah laut, serta kerja bakti Jumat bersih.

Memfokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Dengan bekerja sama dengan Kementerian Sosial untuk mendirikan Sekolah Rakyat model Boarding School gratis bagi keluarga kurang mampu tingkat SD dan SMP. Proposal telah diajukan dan Bupati telah menghibahkan lahan 6,5 hektar.

Pengembangan SD dan SMP Unggulan di setiap kecamatan, proses pengkajian dan pemetaan potensi sedang berjalan. 100 sekolah telah aktif memanfaatkan akun penyimpanan digital 100TB, dan seluruh jenjang SD, SMP, serta PKBM memiliki dashboard pembelajaran.

Penuntasan Wajib Belajar 9 Tahun : Sebanyak 2.429 anak putus sekolah (23,2% dari total ATS) telah berhasil dikembalikan ke jalur pendidikan formal (Maret-Mei 2025).

Tindak lanjut meliputi penyiapan tutor desa dan dukungan operasional. Program ini juga menguatkan minat baca melalui kegiatan “Membaca Bersama,” “Pojok Baca,” “Lomba Bercerita,” dan “Satu Hari Satu Buku,” serta pendistribusian buku.

Terdapat 601 Orang Tua Asuh yang bertujuan mewujudkan generasi sehat dan cerdas.

Pemerintahan ASSAMI juga berkomitmen pada kemajuan ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Dalam upaya penguatan industri kakao, Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan Polewali Mandar sebagai lokasi pembangunan pabrik kakao.

Selain itu, pembentukan Rumah UMKM untuk membantu perizinan (NIB, PIRT, Sertifikat Halal, BPOM) dan peningkatan omzet UMKM binaan melalui penjualan online. Sebanyak 3 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) juga telah dilaksanakan.

Penyaluran Dana Desa (123 desa) dan Alokasi Dana Desa (108 desa), Musyawarah Desa Ketahanan Pangan (144 desa), dan Musyawarah Desa Pembentukan Koperasi Merah Putih (100 desa).

Identifikasi 15 unit Bantuan Sosial Perumahan Tidak Layak Huni (BSPR-TLH) telah dilakukan, dan 850 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) telah diusulkan ke Kementerian PKP. Juga terdapat penangkaran benih bawang merah (0,1 ha) dan padi (1,5 ha).

Kampanye budaya pelayanan “Bersih Melayani” telah disosialisasikan. Peningkatan kualitas layanan perizinan MPP dan kolaborasi pengawasan pelaku usaha. Pembangunan aplikasi “HALO ASSAMI” (Aspirasi Solusi dan Sistem Aduan Masyarakat Interaktif) sebagai layanan aduan masyarakat berbasis elektronik akan segera diluncurkan.

Kerja sama dengan media online untuk penyebarluasan informasi pembangunan daerah, penyediaan dokumen perencanaan daerah (Ranwal RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026), fasilitasi Musrenbang 16 kecamatan, fasilitasi dialog dengan LSM, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan bebas KKN.

Penerbitan data kependudukan, perekaman KTP-EI (1.518 orang), pencetakan KTP-EI (8.245 orang), pencetakan Kartu Keluarga (9.310 orang), pencetakan Kartu Identitas Anak (683 orang), dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (117 orang) telah dilaksanakan dalam periode 20 Februari – 16 Mei 2025. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x