
Lomba perahu nelayan atau katinting di Pantai Mampir. Foto: YusriAKARNEWS.ID, POLMAN – Puluhan perahu nelayan dari berbagai wilayah pesisir siap ambil bagian dalam Festival Penyu 2025 yang akan digelar di kawasan Rumah Penyu, Pantai Mampie.
Festival yang diselenggarakan oleh komunitas Sahabat Penyu ini kembali menghadirkan salah satu kegiatan favorit masyarakat, yaitu Lomba Perahu Nelayan.
Ketua Panitia Festival Penyu, Askar mengatakan bahwa Lomba ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya jalinan silaturahmi antarwarga pesisir dan para nelayan.
“Di tengah semaraknya festival, kegiatan ini menjadi panggung kampanye pemanfaatan ruang laut secara bijak dan berkelanjutan.” Kata Askar kepada Akarnews.id, Rabu, (11/6/2025).
Askar menambahkan, selain sebagai bentuk pelestarian budaya maritim, lomba perahu ini juga menjadi momentum penting untuk menyuarakan pentingnya menjaga ekosistem laut demi masa depan generasi pesisir yang lebih baik.
“Dengan semangat kebersamaan, Festival Penyu 2025 diharapkan menjadi wadah yang mempererat solidaritas sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan masyarakat.” Tambahnya
Festival ini juga akan menyediakan beragam kegiatan yang mengedukasi dan menghibur. Hal ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Agenda kegiatan mencakup Kema Konservasi, pelepasliaran tukik, penanaman pohon, lomba perahu antar nelayan, English Camp, susur sungai, lomba mewarnai penyu, kesenian, serta berbagai permainan dan hiburan bertema lingkungan.
“Festival ini bukan sekadar hiburan. Ini adalah wadah untuk menyampaikan pesan pelestarian lingkungan, sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari Pantai Mampie kepada khalayak luas,” ujar Yusri Mampie Founder Sahabat Penyu.
Lebih dari sekadar kampanye konservasi, Festival Penyu juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Kedatangan pengunjung dari berbagai daerah mendorong perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner, penginapan, hingga usaha kecil menengah yang terlibat langsung dalam festival.
“jadi Festival Penyu ini selain tujuan utamanya adalah kampanye isu lingkungan juga sekaligus menjadi promosi potensi daerah untuk pariwisata bekelanjutan. karena kegiatan konservasi tanpa ada perputaran ekonomi di masyarakat itu sedikit agak sulit” Kata Yusri
Dengan kegiatan yang penuh makna dan nilai, panitia berharap Festival Penyu 2025 dapat menggandeng lebih banyak sponsor dan mitra yang peduli terhadap lingkungan sekaligus pengembangan pariwisata daerah. “Kami berharap ada yang tertarik jadi sponsor pada kegiatan ini” Kata Yusri
Pantai Mampie sendiri dikenal sebagai salah satu habitat peneluran penyu di wilayah Sulawesi Barat, menjadikannya lokasi yang strategis untuk menggabungkan pelestarian alam dengan pengembangan wisata berkelanjutan. (*)


Tidak ada komentar