Peringati HUT ke-66 Polman, Wagub Salim S Mengga Tekankan Visi Sulbar Maju dan Sejahtera

Avatar photo
Kamaruddin Kay
29 Des 2025 13:27
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, POLMAN – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S. Mengga, menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang ke-66.

Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Gadis Polman pada Senin (29/12/2025) ini menjadi momentum penting untuk mempertegas arah pembangunan daerah “Bumi Tipalayo”.

Selain mewakili Gubernur, Salim S Mengga juga mewakili mendiang ayahnya S Mengga menerima penghargaan tokoh masyarakat dari Pemkab Polman.

Dalam sambutannya, Wagub Salim S. Mengga menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan tonggak untuk mempercepat terwujudnya masyarakat Polman yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat. Ia menyebut Polman sebagai motor penggerak ekonomi di wilayah selatan Sulawesi Barat.

“Kabupaten Polewali Mandar memiliki akar sejarah dan budaya Mandar yang kuat. Dengan potensi besar di sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata, daerah ini adalah modal strategis bagi pembangunan provinsi,” ujar Salim di hadapan jajaran Forkopimda dan ratusan tamu undangan.

Visi Sulbar Maju dan Misi Panca Daya

Salim memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat saat ini tengah fokus mengusung visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”. Untuk mencapai hal tersebut, ia memperkenalkan konsep Misi Panca Daya sebagai pedoman pembangunan, yang meliputi:

Ekonomi Inklusif: Mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti kakao, kelapa, dan perikanan, serta penguatan UMKM.

Kesejahteraan Rakyat: Mempercepat pengentasan kemiskinan melalui akses layanan dasar hingga ke pelosok desa.

SDM Unggul: Membangun generasi muda yang berkarakter Malaqbiq melalui pendidikan vokasi dan literasi teknologi.

Infrastruktur & Lingkungan: Menghubungkan desa dengan pusat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian alam pegunungan dan pesisir.

Tata Kelola Digital: Mewujudkan birokrasi yang cepat dan transparan melalui digitalisasi layanan publik.

Menutup arahannya, Wagub mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia mengibaratkan pembangunan Polman seperti perahu Sandeq yang membutuhkan keselarasan para pendayungnya.

“Seperti Sandeq yang tidak akan melaju jika pendayungnya tidak seirama, pembangunan pun tidak akan berhasil tanpa kebersamaan. Saya mengajak pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, hingga masyarakat untuk memperkuat sinergi,” pesannya.

Di usia yang ke-66 ini, Wagub memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi bagi kemajuan Polman. Ia berharap Polman terus menjadi gerbang kemajuan dan kebanggaan bagi Provinsi Sulawesi Barat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x