Didukung Kedutaan Swiss, YKPM Bangun Benteng Perlindungan Perempuan dan Anak di Dua Desa di Polman

Avatar photo
Kamaruddin Kay
20 Agu 2026 18:37
2 menit membaca

Polman, akarnews.id – Yayasan Kajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM) didukung Kedutaan Besar Swiss di Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Service Provider dan Pemangku Kepentingan (Stakeholders) Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Polewali.

Kegiatan ini digelar secara bertahap di Kantor Desa Lampoko pada 19–20 Agustus 2026 dan akan dilanjutkan di Kantor Desa Batulaya pada 21–22 Agustus 2026.

​Pelatihan ini ditujukan untuk memperkuat Kelompok Kader Peduli Perempuan dan Anak (K2P2A) yang telah terbentuk di kedua desa tersebut. Meskipun kader K2P2A telah dibekali penanganan aduan, keberlanjutan dan efektivitas layanan dinilai tetap memerlukan integrasi sistem penanganan yang terpadu, responsif, serta mudah diakses oleh para korban.

​Sebanyak 10 peserta dari berbagai unsur lintas sektor dilibatkan dalam pelatihan ini, meliputi Kepala Desa, Kepala Dusun, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga kesehatan Puskesmas, Bidan Desa, Bimbingan Masyarakat (Bimmas), Kementerian Agama (KUA), guru Bimbingan Konseling (BK), tokoh masyarakat hingga perwakilan K2P2A.

Keterlibatan lintas lini ini diharapkan mampu memangkas hambatan koordinasi antar-lembaga dan menyatukan pemahaman dalam pendampingan korban kekerasan.

​Selama dua hari pelaksanaan di masing-masing desa, para peserta membedah materi mendalam. Pada hari pertama, peserta mendalami kebijakan perlindungan perempuan dan anak, simulasi diskusi kasus, hingga penerapan pasal hukum yang relevan di tingkat desa.

Hari kedua difokuskan pada pengenalan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan pengaduan serta pemantapan mekanisme rujukan.

​Melalui pelatihan ini, sistem koordinasi dan rantai rujukan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak di Desa Lampoko dan Desa Batulaya diharapkan semakin solid, sehingga hak-hak perempuan dan anak dapat terpenuhi secara cepat, tepat, dan aman. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x