Hari Kelima Pencarian, Remaja Hilang di Bukit Mamasa Ditemukan Tak Bernyawa

Avatar photo
Kamaruddin Kay
31 Okt 2025 17:17
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, MAMASA – Haru menyelimuti Tim SAR Gabungan di hari kelima operasi pencarian terhadap Nompo (18 tahun), remaja yang dilaporkan hilang di kawasan perbukitan Dusun Salubue, Desa Rantepuang, Kecamatan Sespa, Kabupaten Mamasa.

Setelah perjuangan panjang menembus medan berat dan cuaca tak menentu, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Masewa, sekitar 37 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Kabar penemuan datang pukul 09.00 Wita, Jumat, (31/10/2025) saat warga melaporkan adanya sesosok tubuh mengapung di sungai. Tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi dan sekitar pukul 10.00 Wita, korban berhasil dievakuasi dengan penuh kehati-hatian dan rasa duka mendalam.

“Meski hasil akhir tidak seperti yang diharapkan, kami bersyukur korban akhirnya berhasil ditemukan dan dapat dikembalikan kepada keluarga,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju dengan nada haru.

Usai proses evakuasi dan penyerahan jenazah ke Puskesmas Mamasa, operasi SAR secara resmi ditutup pada pukul 10.30 Wita.

Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing setelah menunaikan tugas kemanusiaan dengan penuh dedikasi.

Dalam operasi ini, Tim Rescue Kansar Mamuju dibantu oleh BPBD Mamasa, Polsek Mamasa, Kodim Mamasa, Dinas Sosial Mamasa, KPA Ganda Dewata, serta aparat setempat. Dukungan alat berupa truk personel, motor trail, drone thermal, serta perlengkapan navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi turut dikerahkan.

Cuaca di lokasi pencarian terpantau berawan dengan angin 1–15 km/jam dari timur laut ke barat daya. Demikian kami Laporkan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x