Ditinggal Salat Subuh dan ke Pasar, Dua Rumah di Matakali Dibobol Maling, Uang Rp90 Juta Raib

Avatar photo
Kamaruddin Kay
5 Feb 2026 17:15
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, POLMAN – Aksi pencurian nekat menyasar dua rumah warga yang saling berhadapan di Dusun Aka Aka, Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, pada Kamis (5/3/2026).

Dalam insiden tersebut, para korban ditaksir mengalami total kerugian hingga mencapai Rp90 juta.

​Personel Polsek Wonomulyo yang dipimpin oleh Panit Opsnal Reskrim IPTU Mulyono segera bergerak ke lokasi kejadian setelah menerima laporan pada pukul 12.00 WITA. Polisi langsung melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan mengumpulkan sejumlah keterangan saksi.

Aksi pembobolan ini diduga terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 05.00 WITA, saat kedua rumah dalam keadaan sepi. Korban pertama, Arfah (35), sedang meninggalkan rumah sejak pukul 04.30 WITA untuk berjualan sayur di Pasar Wonomulyo. Sementara korban kedua, Muh. Sahrullah (24), tengah melaksanakan salat subuh di masjid terdekat.

​Sahrullah adalah orang pertama yang menyadari adanya kejanggalan. Sepulang dari masjid, ia mendapati tas selempang miliknya berpindah tempat ke ruko jualan.

​”Uang tunai Rp800 ribu di dalam tas hilang, ruko berantakan, dan sejumlah rokok dagangan juga raib,” ungkap laporan hasil olah TKP kepolisian.

Sahrullah kemudian memberitahu Arfah untuk memeriksa kondisi rumahnya. Benar saja, pintu kamar dan lemari milik Arfah ditemukan dalam keadaan terbuka dan acak-acakan.

​Berdasarkan data kepolisian, kerugian para korban mengalami kerugian besar. Korban bernama Arfa kehilangan emas seberat 30 gram, uang tabungan Rp4 juta, uang tunai Rp900 ribu, dan satu tabung gas LPG 3 kg. Total kerugian mencapai Rp80 juta.

​Sementara, korban lain, Sahrullah kehilangan uang tunai, stok rokok dagangan, serta tiga buah cincin emas. Total kerugian mencapai Rp10 juta.

Pihak Polsek Wonomulyo telah mengarahkan kedua korban untuk membuat laporan resmi di Mapolres Polewali Mandar guna proses penyelidikan dan pengejaran pelaku.

​”Kami akan terus melakukan pendalaman kasus ini. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,” tegas IPTU Mulyono.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x