

POLMAN, AKARNEWS.ID – Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, bergerak cepat menanggapi laporan serangan hama yang meresahkan petani bawang di Kecamatan Balanipa dan Campalagian.
Dalam kunjungan langsung ke Desa Bala, Selasa, (14/4/2026), Bupati menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir memberikan dukungan teknis dan solusi permanen bagi keberlangsungan pertanian warga.
”Kita perlu terus berkoordinasi dengan para petani dan pihak terkait guna menemukan langkah penanganan yang tepat. Kami juga telah berkomunikasi dengan pihak teknis untuk mencari sumber air yang dapat mendukung kebutuhan pertanian di wilayah ini,” ujar Samsul Mahmud di sela peninjauannya.
Langkah konkret diambil hanya berselang sehari setelah laporan diterima. Tim Tanaman Pangan Disbuntarnak Polman, dipimpin oleh Kabid TPH Muhammad Yunus, berkolaborasi dengan Tim Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara intensif di lahan yang terdampak.
“Kami bersama tim gabungan turun langsung melakukan pengendalian untuk memastikan dampak serangan ini bisa ditekan semaksimal mungkin,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Disbuntarnak Polman, Muhammad Yunus, pada Senin (13/4/2026).
Selain penanganan hama, Bupati menyoroti ketersediaan air sebagai faktor krusial. Meski bawang bukan tanaman air, suplai air yang cukup tetap dibutuhkan untuk pertumbuhan optimal, terutama saat suhu tinggi di siang hari. Oleh karena itu, penyediaan sarana air akan dijadikan program prioritas yang dikolaborasikan antara pemerintah daerah dan provinsi.
Upaya ini bukan sekadar penanggulangan darurat, melainkan bagian dari visi besar untuk mengintensifkan kembali pertanaman bawang di Polewali Mandar. Mengingat bertanam bawang adalah budaya turun-temurun masyarakat Balanipa, pemerintah berambisi mengembalikan kejayaan “Bawang Mandar” sebagai komoditas unggulan daerah.
”Kita berharap persoalan ini dapat diatasi secara bersama-sama demi meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di wilayah Balanipa dan sekitarnya,” tambah Bupati.
Melalui dinas terkait, pemerintah daerah berkomitmen memastikan target produksi pertanian tercapai. Dengan penanganan hama yang cepat dan perbaikan infrastruktur air, diharapkan para petani tetap semangat dalam menjaga tradisi bertani yang menjadi motor penggerak ekonomi di Kecamatan Balanipa. (*)


Tidak ada komentar