Gelar Muscab Kabupaten Se-Sulbar, PKB Fokus Perkuat Struktur dan Kepemimpinan Kader

Avatar photo
Kamaruddin Kay
23 Apr 2026 12:44
3 menit membaca

MAMUJU, AKARNEWS.ID – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak tingkat kabupaten se-Sulawesi Barat, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi sekaligus penataan kepengurusan partai di daerah. Muscab tersebut berlangsung di Mal Matos Mamuju, Jalan Yos Sudarso, sore tadi.

Jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulbar, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), serta 178 kader dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) hadir dalam kegiatan tersebut.

Perwakilan DPP PKB, Idham Arsyad menegaskan, Musyawarah Cabang menjadi pijakan utama untuk memperkuat struktur partai dari tingkat paling bawah.

Ia menyebut, forum itu bukan sekadar agenda rutin dan restrukturisasi kepengurusan. Akan tetapi, momentum konsolidasi yang menentukan arah gerak partai ke depan.

“Musyawarah cabang sangat fundamental, karena kita sedang menguatkan institusi kita dari akar rumput,” kata Idham.

Ia berharap forum ini dapat menghasilkan program kerja yang berdampak bagi masyarakat. Utamanya memperkuat peran partai di tengah dinamika sosial ke depan.

“Rumuskanlah program staregis. Tidak hanya supaya kita menang 5 tahun ke depan, semua dapil terisi, tetapi kita niatkan bahwa kemenangan PKB hanya untuk kepentingan, kemajuan, dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Idham juga menjelaskan mekanisme Muscab yang diawali dengan penjaringan usulan nama calon ketua cabang dari peserta. Selanjutnya, DPW melakukan uji kelayakan dan kepatutan sebelum menetapkan kepengurusan baru.

Menurutnya, proses tersebut bertujuan melahirkan pemimpin yang memiliki kapasitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Bukan atas kedekatan emosial terhadap pengurus partai di DPP maupun di DPW.

“Kepemimpinan baru ini harus energik, visioner, kreatif. Mereka tidak hanya bekerja untuk sekedar mencari atau memenangkan elektoral, tapi mampu membantu masalah-masalah yang dihadapi rakyat secara langsung,” ungkap Idham.

Ketua DPW PKB Sulbar, KH. Muh. Syibli Sahabuddin, menyebut Muscab sebagai momentum konsolidasi untuk memperkuat soliditas internal partai.

“Musyawarah ini merupakan ruang konsolidasi untuk melahirkan calon pemimpin punya inovasi, semangat, dan mampu menangkap isyarat zaman,” ujar KH. Muh. Syibli.

Ia menambahkan, Muscab tidak hanya berfokus pada pergantian kepengurusan, tetapi juga memperkuat peran partai dalam pengabdian kepada masyarakat.

“PKB itu partai pergerakan, jadi bukan soal menang atau kalah. Akan tetapi tetapi bagaimana partai bisa hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga hadir memberi solusi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Munawir Arafat menyebut Muscab diikuti 178 kader dari enam DPC. Rinciannya, Mamasa 33 orang, Polewali Mandar 40 orang, Majene 23 orang, Mamuju 30 orang, Mamuju Tengah 27 orang, dan Pasangkayu 25 orang.

Menurutnya, jumlah peserta tersebut merupakan fragmen terkecil kekuatan PKB di Sulbar serta menjadi modal dalam memperkuat kaderisasi ke depan.

“Setelah ini partai akan langsung bergerak, termasuk melakukan kaderisasi dan tentu tidak secara sporadis,” pungkas Munawir.

Melalui Muscab ini, PKB menargetkan terbentuknya kepengurusan yang solid serta program kerja yang mampu mendukung peran partai dalam pembangunan daerah. Terutama menghadirkan kader yang mampu memberikan solusi konkret atas persoalan yang dihadapi masyarakat. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x