

POLMAN, AKARNEWS.ID – Bupati Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga sektor pertanian daerah.
Pria yang akrab disapa Haji Assul ini turun langsung ke sawah bersama para petani untuk melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Hama Tikus di Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Rabu (29/4/2026),
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Peternakan (Disbuntarnak) Kabupaten Polewali Mandar yang bekerja sama dengan Kelompok Tani Perdana Mandar dan Penyuluh Pertanian dan POPT Kecamatan Campalagian.
Aksi nyata ini dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan hasil panen petani tetap melimpah dan terhindar dari kerusakan akibat serangan hama.
Dalam keterangannya di lokasi, Bupati Samsul Mahmud menekankan bahwa pengendalian hama tikus adalah hal yang sangat mendesak (urgen) bagi keberlangsungan produktivitas lahan sawah di wilayah tersebut.
”Hari ini kami bersama dengan masyarakat dan Dinas Pertanian melakukan gerakan pengendalian hama tikus di Desa Parappe. Kita semua tahu bahwa penanganan OPT ini sangat urgen dan penting, terutama berkaitan dengan upaya kita meningkatkan hasil produksi pertanian,” ujar Samsul Mahmud.
Ia menambahkan bahwa Polewali Mandar merupakan daerah dengan potensi pertanian yang sangat luar biasa, sehingga perlindungan terhadap tanaman petani menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
”Kita harus bisa menjaga stabilitas produksi pertanian dan ketahanan pangan dengan mengendalikan hama yang menyerang tanaman petani. Tadi kita sudah lihat bersama bahwa metode yang dilakukan sudah sangat bagus. Namun, perlu ada koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, dinas terkait, dan masyarakat agar hal-hal yang mengganggu produksi dapat kita cegah sejak dini. Insyaallah, ini akan sangat membantu pendapatan dan membawa kesejahteraan bagi para petani kita,” jelasnya.
Ketika ditanya mengenai langkah konkret pemerintah dalam menjaga tanaman petani, Samsul Mahmud menegaskan bahwa sinergi antara dinas terkait dan penyuluh lapangan menjadi kunci utama. Ia memastikan pemerintah tidak hanya memberikan instruksi dari balik meja, tetapi hadir langsung memberikan solusi.
”Dinas Pertanian saat ini sangat proaktif bersama dengan para penyuluh untuk turun terus ke lapangan. Kami sebagai Bupati juga akan terus turun melihat langsung kondisi di lapangan dan berdialog dengan masyarakat. Kami ingin memastikan hasil pertanian ini benar-benar memberikan dampak kesejahteraan yang nyata,” tegasnya.
Terkait keberlanjutan gerakan ini, Bupati memastikan bahwa dukungan terhadap petani akan terus mengalir secara konsisten, terutama dalam momen-momen krusial masa tanam.
”Ini adalah kegiatan yang sangat baik. Segala hal yang berkaitan dengan peningkatan produksi akan terus kami kawal. Kami akan terus turun untuk memberikan support penuh kepada para petani kita agar hasil panen mereka maksimal,” pungkasnya.
Kegiatan Gerdal ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong antar kelompok tani di kecamatan lain, sehingga ancaman hama tikus di Kabupaten Polewali Mandar dapat ditekan secara serentak dan efektif.


Tidak ada komentar