Samsul Mahmud Ngegas ke Pusat: Titik Blank Spot di Polman Harus Tuntas, Akses Internet Merata

Avatar photo
Kamaruddin Kay
26 Nov 2025 10:32
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, POLMAN – Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, terus memperjuangkan wilayah yang belum memiliki akses signal. Melalui diskusi daring (dalam jaringan) bersama Komdigi pada Rabu, (26/11/2025), Samsul Mahmud menyampaikan sejumlah wilayah di Kabupaten Polman belum tersentuh signal internet.

Langkah strategis dilakukan untuk mengurai persoalan kesenjangan digital. ​Pertemuan daring ini difokuskan pada upaya percepatan penanganan area tanpa sinyal (blank spot) yang masih menjadi kendala di beberapa kecamatan dan desa terpencil di Kabupaten Polewali Mandar.

​Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, Samsul Mahmud menyampaikan data terkini mengenai titik-titik lokasi yang belum terjangkau jaringan internet.

Ia menegaskan bahwa kendala geografis tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi masyarakat Polman untuk mendapatkan hak akses informasi.

​”Komunikasi dan akses internet hari ini adalah kebutuhan dasar. Melalui diskusi virtual dengan Kementerian Komdigi ini, kami mendesak agar prioritas pembangunan infrastruktur telekomunikasi segera diarahkan ke titik-titik blank spot di Polman,” tegasnya

​Dukungan untuk Ekonomi dan Pelayanan Publik

​Samsul Mahmud juga menyoroti pentingnya jaringan internet stabil untuk mendukung program digitalisasi daerah yang sedang digalakkan.

Ketersediaan sinyal yang merata dinilai krusial untuk mendukung UMKM, memudahkan pelaku usaha mikro di desa memasarkan produk secara online, memastikan siswa di daerah terpencil dapat mengakses materi pembelajaran digital.

​Pihak Kementerian Komdigi RI menyambut baik laporan dan usulan yang disampaikan langsung oleh Bupati Polman.

Kementerian berkomitmen untuk meninjau kembali roadmap pembangunan BTS (Base Transceiver Station) dan penguatan sinyal di wilayah Sulawesi Barat, khususnya Polewali Mandar, untuk tahun anggaran mendatang.

​Komitmen Pemerintah Daerah

​Langkah proaktif H. Samsul Mahmud yang menjemput bola ke pusat meski melalui tatap muka virtual menunjukkan keseriusan Pemkab Polman dalam menuntaskan masalah keterisoliran komunikasi.

​”Kami akan terus mengawal hasil diskusi ini. Harapannya, dalam waktu dekat, tidak ada lagi istilah ‘desa terisolir’ di Polewali Mandar secara digital,” tutup Bupati.

Kepala Dinas Kominfo SP Polewali Mandar Aco Musaddad HM yang mendampingi Bupati pada acara tersebut memaparkan data-data wilayah pemetaan yang masih blankspot di Kabupaten Polewali Mandar yaitu sekitar 34 Desa dari 144 Desa.

Dan salah satu kendala pembangunan BTS saat ini yaitu karena berada pada kawasan hutan lindung.

Namun Pemerintah sedang mencari solusinya dan semoga kedepannya desa-desa tersebut sudah bisa terakses jaringan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (Rls)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x