

AKARNEWS.ID, MAKASSAR — Kementrian Koperasi melalui Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar kegiatan diklat peningkatan kompetensi SDM Bagi Pendamping Koperasi Merah Putih (KMP) yang digelar di Kota Makassar.
Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai pada tanggal 27-31 Oktober 2025 dilakukan di tiga lokasi berbeda, yakni Kampus Universitas Hasanuddin, Kampus STIE AMKOP, dan kampus Universitas UIN Alauddin dan diikuti oleh 930 peserta yang berasal dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Peserta kegiatan terdiri dari businenes asistant (BA), Project Manager Operation (PMO), pendamping lainnya (pendamping desa, faslitator) serta dinas terkait mengikuti kegiatan ini dengan cukup antusias. beragam pertanyaan dilontarkan peserta kegiatan sehingga membuat diskusi yang hangat antara pemateri dan peserta.
Selain itu, peserta juga dilatih menyusun proposal bisnis yang dapat diajukan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan dan penguatan ekonomi koperasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Koperasi Provinsi Sulels, Andi Eka Prasetia, mengatakan tujuan utama dilaksanakannya Diklat ini adalah memberikan bimbingan teknis kepada para pendamping koperasi.
Selain itu untuk menyamakan persepsi antara seluruh pendamping koperasi dan dinas terkait dalam mendorong percepatan kemajuan Koperasi Merah Putih.
Dengan terselenggaranya diklat ini, diharapkan seluruh pendamping koperasi dapat lebih profesional, inovatif, dan berperan aktif dalam mengembangkan koperasi Merah Putih menuju indonesia makmur sesuai dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto.
“Diharapkan peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, terutama bagi BA dan PMO, mengenai cara membangun kemitraan strategis dengan BUMN, meningkatkan komunikasi efektif antar-stakeholder, serta mengidentifikasi potensi desa untuk memperkuat kemandirian lokal” Tutur Andi Eka.
Sementara itu, Bussines assistant (BA) Koperasi Merah Putih Kabupaten Pinrang, A Erna Sriwahyuningsih mengatakan kegiatan ini sangat membantu para pendamping Koperasi untuk mengembangkan Koperasi dampingannya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, banyak ilmu teori hingga pengetahuan teknis yang kami dapat selama mengikuti kegiatan ini. Kita diajari bagaimana membangun Koperasi dari sisi bisnis, pelaksanaan teknis seperti membuat proposal bisnis” Ungkap A Erna.
A Erna Sriwahyuningsih yang juga seorang Dosen Program Studi Agribisnis di Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare ini juga menjelaskan bahwa pelatihan yang diberikan akan berdampak positif bagi Koperasi nantinya.
“Bahkan kita diajari cara membangun komunikasi kemitraan dengan Bank Himbara agar proposal bisnis Koperasi Merah Putih dapat diterima dengan baik dan Koperasi bisa berjalan baik dan bisa dimanfaatkan masyarakat kelurahan dan desa nantinya” Pungkasnya.


Tidak ada komentar