

POLMAN, AKARNEWS.ID – Perumda Wai Tipalayo Kabupaten Polewali Mandar resmi melakukan lompatan besar dalam digitalisasi layanan. Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank BPD Sulselbar dan PT Mata Air Sarana pada Rabu (08/04/2026), PDAM kini memperluas sistem pembayaran melalui QRIS Dinamis dan Mobile Banking.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari visi dan misi Direktur Utama Perumda Wai Tipalayo dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan nyaman bagi para pelanggan.
Prioritas Meteran Token untuk Keadilan
Direktur PDAM Wai Tipalayo, Muh. Fadli M., menegaskan bahwa penggunaan meteran token menjadi prioritas utama. Menurutnya, sistem ini adalah solusi nyata untuk mewujudkan aspek keadilan bagi masyarakat.
”Penggunaan meteran token tetap menjadi prioritas kami mengingat transparansi, akuntabilitas, serta aspek keadilan bagi pelanggan PDAM itu bisa terwujud,” ujar Fadli usai acara penandatanganan.
Tinggalkan Sistem Manual, Minimalisir Penyelewengan
Fadli mengungkapkan bahwa selama ini proses penagihan manual sangat rentan terhadap praktik penyelewengan. Sejak menjabat, ia berkomitmen mengubah pola lama tersebut melalui proyek digitalisasi yang telah dimulai sejak tahun 2023.
”Selama ini penagihan hanya mengandalkan teknologi manual yang menurut kami sarat penyelewengan. Alhamdulillah, melalui kerja sama ini, pembelian token air akhirnya bisa dilakukan melalui QRIS Dinamis dan Mobile Banking,” tambahnya.
Hapus Beban Denda Keterlambatan
Selain dengan pihak perbankan, PDAM Wai Tipalayo juga memperkuat kemitraan dengan PT Mata Air Sarana, perusahaan penyedia teknologi meteran air digital. Teknologi ini mampu menghitung debit air secara akurat, menjawab keluhan pelanggan terkait tagihan yang membengkak atau pembayaran ganda (double payment).
”Ini upaya kami memenuhi kebutuhan pelanggan. Dengan sistem token, tidak ada lagi beban denda keterlambatan bagi pelanggan karena mereka membayar sesuai penggunaan,” tegas Fadli.
Dukungan Pemerintah Daerah
Sebagai perusahaan milik daerah, Fadli menyadari besarnya harapan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar agar Perumda Wai Tipalayo bekerja secara profesional dan maksimal.
Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Polewali Mandar selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) atas dukungan penuh dalam proses pembenahan internal ini.
”Terima kasih kepada Bapak Bupati yang terus memberi masukan agar Perumda Wai Tipalayo benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Polewali Mandar,” pungkasnya.


Tidak ada komentar