Mapala Reikarnasi Sulbar bersama Pusdal LH Wilayah Sulawesi Gelar Aksi Bersih di Gunung Bawakaraeng

Avatar photo
Kamaruddin Kay
9 Sep 2025 20:19
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, SULSEL – Gunung Bawakaraeng kembali menjadi saksi kepedulian para pecinta alam dan pemerhati lingkungan, Puluhan relawan dari berbagai komunitas, termasuk Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Reinkarnasi Sulbar turut ambil bagian dalam gerakan aksi bersih Bawakaraeng yang digelar pada tanggal 6-8 September 2025.

Kegiatan ini bertujuan memulihkan kembali kelestarian gunung yang kerap menjadi tujuan pendakian, namun tak jarang meninggalkan jejak sampah di sepanjang jalur pendakian.

Selain aksi bersih kegiatan ini juga dirangkaikan dengan persemian toilet dan langgar untuk para pendaki.

Mapala Reinkarnasi Sulbar bukan hanya hadir sebagai peserta, melainkan juga sebagai penggerak dan teladan dalam menjaga kelestarian alam. Para anggota Mapala memungut sampah plastik, botol bekas, hingga sisa peralatan pendaki yang ditinggalkan di jalur dan area camping.

Tak hanya itu, mereka juga mengedukasi pendaki lain agar lebih bijak dalam membawa turun kembali sampah masing-masing.

Ketua Umum Mapala Reinkarnasi Sulbar (Ade Supriady) dalam kegiatan ini menegaskan bahwa aksi bersih bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah panggilan moral.

“Semoga kegiatan yang diadakan Pusdal LH Sulawesi Maluku yang melibatkan beberapa kolaborator ini menjadi contoh untuk masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, bukan hanya di gunung melainkan dimanapun kita berada dan pesan untuk para pendaki dimanapun berada puncak gunung bukanlah esensi pendakian, melainkan bagaimana kita dapat mengendalikan ego, termasuk tidak meninggalkan sampah atau membuang sampah pada tempatnya” Katanya.

Kepala Pusdal LH Sulawesi Maluku, Azri Rasul, mengatakan, “Beberapa waktu yang lalu kami sempat melakukan pendakian bersama Mentri Lingkungan Hidup beliau cukup prihatin melihat sampah yang berserakan di sepanjang jalur dan di beberapa titik area camp dan sulitnya fasilitas ibadah dan toilet, olehnya itu lahir gagasan untuk melakukan aksi bersih pembuatan fasilitas dasar seperti langgar yang menjadi tempat istirahat dan tempat ibadah serta toilet umum yang akan digunakan pendaki nantinya” Ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat meresmikan langgar dan toilet mengatakan, “Selalu aktif berkoordinasi, apapun yang dibutuhkan kami akan support demi kenyamanan bersama” Tuturnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pusdal LH SUMA-KLH, Wakil Bupati Gowa, Camat Tinggimoncong, Polsek Tinggimoncong, Koramil Tinggimoncong, Puskesmas Tinggimoncong dan Masyarakat Umum.

Azril berhadap, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan meninggalkan kesan positif bagi para pendaki terkhusus pendaki yang datang dari luar pulau Sulawesi. (Rls)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x