Ismi putri kebagaan Desa Bonra Polman tengah dikalungi salempang kebanggaan oleh Tokoh Pemuda Desa Bonra, Muhammad Abdillah Amas.Polman, akarnews.id — Kedatangan Ismi, siswi Sekolah Rakyat asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang sukses menuntaskan tugasnya sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional di Istana Negara pada upacara 17 Agustus lalu, disambut meriah oleh warga di desanya, Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, Polman.
Penyambutan istimewa ini disiapkan secara khusus oleh masyarakat setempat sebagai bentuk apresiasi atas prestasi membanggakan yang diraih oleh putri daerah tersebut. Ismi diarak menuju rumahnya dengan menaiki kuda diiringi kesenian tradisional Sayyang Pattu’du (kuda menari) serta tabuhan parawana khas adat Mandar.
Tokoh Pemuda Desa Bonra sekaligus inisiator acara penyambutan, Muhammad Abdillah Amas, mengungkapkan bahwa penyambutan ini digelar sebagai rasa syukur dan kebanggaan seluruh warga desa atas pencapaian Ismi di tingkat nasional.
”Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita menyambut salah satu putri dari Desa Bonra. Pada hari ini kita sediakan kuda untuk dinaiki sampai ke rumah Adinda Ismi, kemudian disambut oleh parawana dengan adat Mandar Sayyang Pattu’du,” ujar Muhammad Abdillah Amas.
Abdillah menambahkan bahwa keberhasilan Ismi menjadi anggota Paskibraka Nasional merupakan sejarah baru dan momen yang sangat luar biasa bagi warga Desa Bonra.
”Tujuannya adalah ini salah satu kebanggaan yang sangat luar biasa untuk Adinda Ismi, karena ini merupakan prestasi luar biasa yang diraihnya. Baru kali ini mungkin ada warga Bonra yang sampai tembus menjadi Paskibraka Nasional. Ini momen yang tidak mudah untuk diraih sampai ke titik ini,” lanjutnya.
Masyarakat yang memadati sepanjang jalan menuju kediaman Ismi tampak antusias menyapa dan memberikan selamat. Harapannya, keberhasilan Ismi ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda lainnya di Polewali Mandar untuk terus berprestasi di tingkat nasional.
Ismi merupakan anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Rahman dan Suburia, warga Desa Bonra, Kecamatan Mapilli. (*)


Tidak ada komentar