Gegerkan Warga Tandung Polman, Seorang Pria Ditemukan Membusuk Usai 10 Hari Tak Terlihat

Avatar photo
Kamaruddin Kay
4 Jan 2026 17:23
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, POLMAN – Warga Dusun Katitting, Desa Tandung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah rumah pada Minggu pagi (4/1/2026).

Korban yang diketahui bernama Abd. Waris (54), ditemukan dalam kondisi sudah membusuk setelah diperkirakan meninggal dunia sejak 10 hari yang lalu.

​Korban sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek dan tercatat sebagai warga Desa Sepabatu.

Penemuan ini berawal dari kecurigaan tetangga sekitar yang merasa janggal karena korban tidak pernah terlihat beraktivitas di luar rumah selama lebih dari sepekan. Kecurigaan semakin kuat lantaran lampu teras rumah korban terus menyala siang dan malam, serta tercium aroma tidak sedap dari arah bangunan tersebut.

​Merespons laporan warga, personel Polsek Tinambung yang dipimpin Kanit Binmas IPDA Muh. Saleh bersama Kanit Reskrim AIPDA Firmansyah langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi terbaring di ruang tengah.

​Kapolsek Tinambung, Iptu Muh. Azharil Naufal, menyatakan bahwa berdasarkan hasil identifikasi awal oleh Tim Identifikasi Polres Polman dan tenaga medis dari Puskesmas Tinambung, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

​”Hasil pemeriksaan luar tidak menunjukkan adanya unsur kekerasan. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan secara resmi menolak dilakukan proses otopsi,” ungkap Iptu Azharil.

​Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit gula darah tinggi, kolesterol, dan asam urat. Selama ini, Abd. Waris tinggal seorang diri di rumah tersebut, sementara anak dan istrinya menetap di Kabupaten Majene.

​Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dimakamkan pada hari yang sama di Dusun Kekkes, Desa Sepabatu.

​Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar. Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat jika menemukan hal-hal mencurigakan guna mencegah keterlambatan penanganan pada situasi serupa di masa mendatang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x