Kepala Cabang BPJS Kesehatan Polman berfoto bersama sejumlah jurnalis usai kegiatan Workshop.POLMAN, akarnews.id — BPJS Kesehatan Kantor Cabang Polewali Mandar (Polman) menggelar workshop bersama para jurnalis di Rumah Makan (RM) Cilacap, Polewali, pada Jumat (18/9/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan media massa dalam menyampaikan informasi yang akurat, transparan, serta edukatif kepada masyarakat terkait penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kabupaten Polman, Wahidah, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa workshop ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan sejumlah program strategis serta memaparkan berbagai capaian penting program JKN di wilayah kerjanya.
”Workshop ini kami laksanakan untuk mensosialisasikan sejumlah program dan capaian BPJS Kesehatan, sekaligus memperkuat kolaborasi bersama rekan-rekan media agar informasi yang sampai kepada masyarakat akurat dan komprehensif,” ujar Wahidah di hadapan para awak media.
Berdasarkan data resmi BPJS Kesehatan per 1 September 2026, tingkat cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Polewali Mandar menunjukkan angka yang sangat baik.
Dari total jumlah penduduk Semester I Tahun 2026 sebanyak 500.462 jiwa, jumlah total peserta JKN di wilayah ini telah mencapai 523.253 jiwa.
Capaian persentase kepesertaan bahkan mencapai 104,55% dari jumlah penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta berada di angka 89,58%.
Secara rinci, kepesertaan terbagi ke dalam segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 300.064 jiwa, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda Polewali Mandar 6.688 jiwa, PBPU Pemda Provinsi Sulbar 103.684 jiwa, Pekerja Penerima Upah (PPU) dari berbagai sektor (BUMN, Swasta, Polri, TNI, dan PN) sebanyak 77.944 jiwa, serta Pekerja Mandiri (PBPU Mandiri) sebanyak 27.139 jiwa.
Dalam kesempatan yang sama, terungkap pula komitmen nyata dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar terhadap perlindungan kesehatan warganya. Pemkab Polman secara konsisten mengalokasikan anggaran yang cukup besar setiap bulannya.
“Pemkab Polman tercatat membayarkan iuran ke BPJS Kesehatan berkisar antara Rp3,8 miliar hingga Rp4 miliar per bulan. Secara total, sebanyak Rp48 miliar anggaran dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar pada tahun 2026 untuk memastikan masyarakatnya mendapatkan jaminan perlindungan kesehatan yang optimal” Ujar Wahidah.
Lebih lanjut, Wahida mengungkapkan untuk menjawab tantangan bagi peserta mandiri yang mengalami kendala finansial dalam melunasi iuran, BPJS Kesehatan Sulawesi Barat dan Cabang Polman terus mengoptimalkan Program Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab).
Program ini ditujukan bagi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) / Peserta Mandiri yang memiliki tunggakan iuran (tercatat dari total peserta non-aktif mandiri).
“Melalui program Rehab, peserta dapat melunasi tunggakan iuran secara cicil baik secara harian, mingguan, maupun bulanan sehingga status kepesertaan dapat kembali aktif dengan lebih mudah dan meringankan beban finansial peserta” Pungkasnya.
Melalui workshop ini, BPJS Kesehatan berharap para jurnalis dapat terus menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat, baik terkait pemanfaatan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara, maupun partisipasi aktif dalam menjaga keaktifan kepesertaan JKN.


Tidak ada komentar