Orientasi Penyusunan RKPD Kabupaten Polman, Libatkan Tim Singkronisasi Bupati Terpilih 

Avatar photo
Kamaruddin Kay
16 Jan 2025 12:54
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, POLMAN – Kegiatan orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang digelar Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan (Balitbangren) melibatkan tim singkronisasi pasangan H. Samsul Mahmud dan Nursami MP (ASSAMI).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang pola Kantor Bupati Polman dihadiri puluhan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis, (16/1/2025).

Pelibatan tim ASSAMI ini dilakukan dalam upaya mengsingkronisasi rencana kerja organisasi perangkat daerah dengan visi dan misi bupati terpilih.

Tim singkronisasi pasangan ASSAMI yang hadir yakni Zakir Akbar, Usman Suhuria dan Fariruddin.

Ketua tim singkronisasi ASSAMI, Zakir Akbar menyampaikan sejumlah visi dan misi, program kerja dan janji kampanye dari pasangan ASSAMI.

Dirinya mengatakan agenda 100 hari pemerintahan ASSAMI akan berfokus pada penanganan sampah, penanggulanan banjir dan akses air bersih.

Selain itu, penanganan stunting, peningkatan mutu pendidikan dan peningkatan produksi kakao serta peningkatan keterampilan pelaku UMKM juga menjadi program pemerintahan ASSAMI.

“Problem sampah dan penanganan banjir akan menjadi fokus pemerintah dalam 100 hari kerja pemerintahan ASSAMI” ucap Zakir.

 

Selain melibatkan tim singkronisasi, Balitbangren juga menghadirkan dua narasumber lain berasal dari akademisi Unhas, Dr. Agus Salim dan Wisnu dari direktorat jenderal bina pembangunan daerah Kementerian Dalam Negeri melalui daring.

Agus Salim menyampaikan, dalam 7 misi pasangan ASSAMI tidak terdapat nuansa budaya dan agama.

Selain itu, kata dia, dalam penyusunan regulasi nomenklatur RPJMD penjelasan visi dan misi harus disertakan.

“Dalam nomenklatur RPJMD menurut peraturan menteri dalam negeri penjelasan terkait Misi dari bupati dan wakil bupati harus disertakan. Sementara yang saya lihat dari dokumen pasangan ASSAMI belum ada penjelasan terkait misi. Mesti ada penyelesaian nomenklatur dalam penyusunan RPJMD” jelasnya.

Sementara itu, PJ Sekda Polman, Hamdani Hamdi mengatakan APBD harus didesain mendapat untuk mendapat manfaat.

“Kita harus berpikir pro aktif bukan reaktif, APBD kita harus didesain untuk mendapatkan manfaat” ungkapnya.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x