
Pelaku melakukan reka ulang adegan penembakan, Senin, (3/10/2025. Foto: Kay.AKARNEWD.ID, POLMAN – Polres Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar reka ulang (Rekonstruksi) kasus penembakan yang menewaskan pria bernama Husain (35) di Desa Lagi-agi, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, Sulbar, Senin, (3/10/2025).
Kapolres Polman, AKBP Anjar Purwoko mengatakan dalam 38 reka ulang adegan ini terungkap bahwa pelaku memang merencanakan pembunuhan terhadap korban.
Empat pelaku yang dihadirkan dalam rekonstruksi masing-masing berinisial AF, DR, FR dan AK.
Para pelaku memeragakan adegan perencanaan hingga adegan penembakan.
Sebanyak enam (6) titik Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan rekonstruksi. Mulai dari tempat perencanaan pembunuhan yang dilakukan di rumah salah satu pelaku hingga tempat pelaku melakukan penembakan terhadap korban yang berada di Desa Lagi-agi.
“Hari ini kita melakukan rekonstruksi atau reka ulang adegan yang terdiri dari 38 adegan. Hal ini dilakukan untuk memberikan gambaran faktual peristiwa demi kepentingan penyidikan hingga proses persidangan nantinya” ungkap Kapolres Polman, AKBP Anjar Purwoko kepada sejumlah wartawan.
Selain itu, polisi juga menemukan fakta baru dari rekonstruksi ini. Polisi menemukan fakta bahwa selain menggunakan senjata api (senpi) para pelaku juga menyiapkan botol berisi air keras sebagai opsi lain untuk menyerang korban.
Rekonstruksi ini yang berlangsung selama kurang lebih empat (4) jam disaksikan oleh keluarga korban bersama ratusan masyarakat yang hadir.
Untuk diketahui, Husain ditemukan tewas bersimbah darah dalam mobil di Desa Lagi-Agi, Kecamatan Campalagian, Sabtu (20/9/2025) sekira pukul 20.00 Wita. Polisi memastikan korban tewas akibat tembakan di kepala setelah hasil autopsi keluar.


Tidak ada komentar