Hadiri Perayaan Natal Bersama Warga Mamasa, Gubernur Sulbar Ajak Perkuat Persatuan dan Kedisiplinan

Avatar photo
Kamaruddin Kay
30 Des 2025 14:25
2 menit membaca

AKARNEWS.ID, POLMAN – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menghadiri perayaan Natal Nasional Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang digelar bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Mamasa di Lapangan Kondosapata, Senin malam (29/12/2025).

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang hadir didampingi Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana beserta jajaran kepala OPD, menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani atas nama pribadi maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Mengangkat tema Natal “Tuhan Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, Suhardi Duka menekankan bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam membangun tatanan sosial yang sehat. Menurutnya, kondisi sebuah masyarakat sangat bergantung pada kualitas keluarga di dalamnya.

​“Keluarga adalah sendi kehidupan masyarakat. Jika keluarga baik, saya yakin masyarakat juga akan baik,” ujar Suhardi dalam sambutannya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya merawat keberagaman di Indonesia. Ia menegaskan bahwa perbedaan identitas tidak boleh menjadi sekat pemisah, melainkan harus dipandang sebagai kekuatan bangsa yang dipersatukan oleh toleransi yang tinggi.

​“Indonesia memang berbeda-beda, tetapi kita tidak pernah membedakan. Kekuatan bangsa ini justru terletak pada tingginya toleransi dan kuatnya persatuan,” tegasnya di hadapan para jemaat dan tamu undangan.

Lebih lanjut, Suhardi Duka menyampaikan pesan mendalam mengenai korelasi antara iman dan kewarganegaraan. Ia menilai kemajuan bangsa Indonesia sangat bergantung pada kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi hukum negara, yang seharusnya sejalan dengan ketaatan menjalankan ajaran agama.

​Ia memberikan komparasi bahwa banyak negara dengan sumber daya alam terbatas mampu lebih maju karena memiliki tingkat kepatuhan hukum yang tinggi.

“Tantangannya ada pada ketaatan dan kedisiplinan kita terhadap aturan dan penegakan hukum. Jika ketaatan itu tumbuh, maka bangsa ini akan semakin kuat dan maju,” tambahnya.

Kehadiran jajaran Pemprov Sulbar di Mamasa disebut sebagai bentuk nyata bahwa pemerintah senantiasa hadir dan mendampingi masyarakat dalam setiap momentum penting, termasuk hari besar keagamaan.

​Menutup arahannya, Suhardi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk optimis dalam menghadapi tantangan masa depan melalui kerja sama dan niat baik. Ia meyakini bahwa dengan menjaga persatuan, segala hambatan pembangunan di Sulawesi Barat dapat teratasi.

​“Optimisme harus tetap hidup di dalam diri dan sanubari kita, terlebih di tengah perayaan Natal ini,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x