Pemkab dan DPRD Polman Pastikan Anggaran Perubahan Berdampak Langsung ke Masyarakat

Avatar photo
Kamaruddin Kay
18 Sep 2026 19:16
2 menit membaca

POLMAN, akarnews.id — Warga Polewali Mandar (Polman) bisa berharap pada alokasi anggaran daerah yang lebih menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten dan DPRD Polewali Mandar sepakat mengubah cara pandang pengelolaan keuangan daerah agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar laporan di atas kertas.

​Kesepakatan ini mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Polewali Mandar di Ruang Rapat Utama DPRD, Jumat (18/9/2026).

Pertemuan ini membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD 2026 dan Ranperda APBD 2027 beserta nota keuangannya, menanggapi masukan dari delapan fraksi dewan.

​Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, mengakui anggaran yang dimiliki daerah saat ini terbatas.

Namun, ia menekankan bahwa tantangan utamanya bukan sekadar menghabiskan uang negara, melainkan memastikan setiap rupiah berdampak langsung bagi warga.

​”Kita tentu menyadari bahwa kemampuan fiskal daerah memiliki keterbatasan. Karena itu, tantangan kita bukan semata-mata bagaimana membelanjakan anggaran, tetapi bagaimana memastikan setiap anggaran yang kita alokasikan benar-benar memiliki makna, menghasilkan kinerja, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Samsul.

​Ia juga mengapresiasi masukan dan kritik dari seluruh fraksi di DPRD yang dianggap penting untuk merumuskan arah pembangunan yang tepat sasaran bagi warga lokal.

​”Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan pembangunan bukanlah semata-mata seberapa besar anggaran yang kita kelola, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. APBD harus kita tempatkan bukan hanya sebagai angka-angka dalam dokumen keuangan, tetapi sebagai wujud nyata keberpihakan Pemerintah Daerah dan DPRD terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x